Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Menjaga Keberlanjutan Lingkungan, IMIP Tanam 10 Ribu Mangrove

Menjaga Keberlanjutan Lingkungan, IMIP Tanam 10 Ribu Mangrove

Morowali, PaluEkspres.com – Gerak dinamis industri harus tetap memerhatikan keberadaan lingkungan sebagai penopang ekosistem. Salah satu zona terpenting dalam menyangga kelestarian makhluk hidup adalah pesisir. Sebagai kawasan industri terintegrasi berfasilitas lengkap dari hulu ke hilir, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus berkomitmen menjaga keseimbangan ekosistem melalui program penanaman mangrove.

Secara terpadu, penanaman mangrove dilaksanakan di dalam kawasan industri IMIP, regional Sulawesi Tengah (Sulteng) dan sekitarnya, hingga level nasional di provinsi lain. Spesies mangrove yang ditanam meliputi Bruguiera gymnorrhiza (mangrove tancang), Rhizopora apiculata (bakau minyak), Rhizophora mucronata (bakau kurap), dan Rhizopora stylosa (bakau kecil).

Di sekitar kawasan industri IMIP telah direalisasikan penanaman hingga 10.000 bibit mangrove, tersebar pada sejumlah lokasi. Ada 1.000 bibit di Sungai Kumpi, 2.000 di Desa Padabaho dan 4.000 pohon di Desa Bete-Bete. Head of CSR Department PT IMIP, R. Tommy Adi Prayogo, mengungkapkan, kegiatan penanaman melibatkan kolaborasi berbagai pihak dan pemangku kepentingan, seperti aparatur pemerintah, mahasiswa Politeknik Industri Logam Morowali, Kelompok Pecinta Mangrove, serta organisasi Lingkar Inovasi Terpadu.

“Tenant-tenant di dalam Kawasan IMIP juga berpartisipasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya melindungi wilayah pantai dari dampak perubahan iklim dan ancaman abrasi,” kata Tommy, Kamis (08/01/2026). Ia menegaskan, PT IMIP juga secara aktif merestorasi pesisir melalui konservasi mangrove pada area yang jauh dari kawasan industri dan di luar Kabupaten Morowali. Program tersebut dilakukan Direktorat CSR dan Environmental secara berkesinambungan, setiap tahun. Pada Juni 2025 lalu sudah dilaksanakan pengembangan dan restorasi 10.700 bibit mangrove di Pantai Dupa Layana, Teluk Palu, Kota Palu, Provinsi Sulteng.

“Termutakhir, pada Desember 2025 lalu kegiatan penanaman mangrove sudah dilaksanakan di empat lokasi. Masing-masing 10.000 bibit di Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, dan Desa Tosale, Kabupaten Donggala, Sulteng. Termasuk 5.000 pohon di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Kota Kendari dan 10.000 di Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara,” rinci Tommy.

Dalam jangka panjang, IMIP aktif melakukan rehabilitasi lingkungan, termasuk program konservasi mangrove, terumbu karang dan perlindungan keanekaragaman hayati. Restorasi mangrove berperan penting menjadi pelindung alami garis pantai, penahan gelombang dan intrusi air laut, serta sebagai habitat biota. Melalui upaya ini, IMIP berkontribusi menjaga agar ekosistem perairan tetap lestari serta mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital