Minggu, 9 Agustus 2026
Seleb  

Di Depan Hakim, Sambil Nangis Aa Gatot Nyalahin Media

PALU EKSPRES, MATARAM – Gatot Brajamusti menangis saat membaca nota pembelaan diri (pleidoi) di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, kemarin (10/4).

Sidang yang dimulai sekitar pukul 14.19 Wita, awalnya berjalan seperti biasa. Gatot dan istrinya Dewi Aminah menuju ruang sidang ditemani lima penasihat hukumnya. Sang guru spiritual sejumlah artis itu kemudian duduk di kursi terdakwa untuk membacakan pleidoinya.

Dalam pleidoinya, Gatot mengatakan, jika ia merupakan korban dari media yang terus menerus memberitakan kasusnya. Pemberitaan itu membuat dia dan keluarganya tertekan.

Dampak negatif terus dirasakan Gatot pascapenangkapan ia dan istrinya. Dia menilai, pemberitaan itu menyakitkan. Apalagi media lebih menyoroti kesalahannya, meski itu kecil, dibandingkan kebaikan yang ia lakukan.

”Bukan kebaikan yang mereka gali, tapi kesalahan saya. Sekecil apapun itu (salah saya) akhirnya menjadi besar,” kata dia, kemarin.

Tak berapa lama membacakan pledoinya, suara Gatot tercekat. Air matanya terlihat membasahi pipinya. Sambil menangis Gatot melanjutkan pembacaan pleidoinya.

Di tengah tangisan, Gatot mengatakan pemberitaan negatif yang terus menerpanya, membuat keluarga kecilnya berantakan.

Dia bersama istrinya yang ditangkap, terpaksa harus berpisah dengan anak-anaknya. Namun yang semakin membuatnya sedih adalah kondisi psikologis anaknya.

Selama dua bulan, anaknya yang duduk di bangku sekolah dasar, malu untuk masuk sekolah. Bukan itu saja, anak sulungnya bahkan harus cuti kuliah demi mengurus adik-adiknya.

”Anak saya yang SD, tidak masuk sekolah dua bulan karena dicemooh temannya,” ujar Gatot sambil menangis.

Kepada majelis hakim, Gatot juga mengakui menjadi pengguna zat psikotropika. Hanya saja, alasan penggunaannya untuk mengobati sakit asma yang ia derita.

”Saya gunakan untuk kesehatan dan tidak mengajak siapapun,” dalihnya.

Setelah mendengarkan pledoi dari Gatot, Ketua Majelis Hakim Yapi menjadwalkan sidang berikutnya pada Kamis (13/4).

”Kita lanjutkan pada sidang berikutnya untuk tanggapan jaksa,” tutupnya

(Fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital