Kamis, 24 September 2026

Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Dituntut 5,6 Tahun Penjara

JAKARTA, PALUEKSPRES.COM – Eks Ketua Ombudsman RI Hery Susanto dituntut 5 tahun dan 6 bulan penjara dalam perkara dugaan suap terkait tata kelola usaha pertambangan nikel. Tuntutan dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).

Sidang tuntutan tersebut digelar di ruang Kusuma Atmadja dan dipimpin Ketua Majelis Hakim Dwi Elyarahma Sulistyowati. Sebelumnya, agenda pembacaan tuntutan telah dijadwalkan pada 24 September setelah proses pembuktian perkara dinyatakan selesai.

Hery merupakan terdakwa dalam perkara dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel. Saat perkara yang didakwakan terjadi, Hery masih menjabat sebagai anggota Ombudsman RI periode 2021-2026.

Dalam dakwaan jaksa, Hery disebut menerima suap berupa uang dan rumah dengan nilai keseluruhan sekitar Rp 4,85 miliar. Pemberian tersebut diduga berkaitan dengan pengurusan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Ombudsman RI.

Jaksa mendakwa pemberian tersebut dimaksudkan untuk memengaruhi Hery dalam menangani laporan terkait sejumlah perusahaan pertambangan. Salah satunya berkaitan dengan penetapan kewajiban pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Penggunaan Kawasan Hutan (PKH) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dalam perkara tersebut, jaksa juga menduga Hery diarahkan untuk menyatakan adanya maladministrasi dalam penetapan kewajiban pembayaran PNBP terhadap PT Thosida Indonesia dan PT Dinamika Sejahtera Mandiri.

Selain itu, perkara ini berkaitan dengan penolakan permohonan peningkatan izin usaha pertambangan (IUP) eksplorasi menjadi IUP operasi produksi untuk PT Mitra Kumala Energi dan PT Gold Telen River.

Menurut dakwaan jaksa, penerimaan yang dikaitkan dengan Hery antara lain berasal dari Laode Sinarwan Oda selaku Direktur PT Thosida Indonesia sebesar Rp 675 juta. Kemudian terdapat pemberian Rp 200 juta dari Tjia Peng Tjoan alias Peng selaku Direktur PT Dinamika Sejahtera Mandiri.

Jaksa juga menyebut adanya pemberian berupa rumah di Pulo Gebang Permai, Jakarta, senilai Rp 2,2 miliar serta sejumlah uang lainnya. Total penerimaan yang didakwakan kepada Hery mencapai sekitar Rp 4,85 miliar.

Kasus ini mencuat setelah Kejaksaan Agung menyidik dugaan korupsi tata kelola pertambangan nikel yang berlangsung dalam rentang 2013-2025. Kejagung sebelumnya menyebut Hery diduga menerima uang sekitar Rp 1,5 miliar dari salah satu pihak perusahaan dalam perkara tersebut.

Hery kemudian menjalani proses persidangan sebagai terdakwa. Agenda pembuktian perkara telah selesai sebelum majelis hakim menjadwalkan pembacaan tuntutan pada 24 September 2026.

Tuntutan 5 tahun 6 bulan penjara tersebut merupakan tuntutan JPU. Perkara selanjutnya akan diputus majelis hakim setelah seluruh tahapan persidangan, termasuk pembelaan terdakwa dan tanggapan para pihak, dilalui.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam