Minggu, 9 Agustus 2026

Sejak Kekalahan Ahok, Jokowi Mulai Tak Nyaman

PALU EKSPRES, JAKARTA – Kekalahan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI Jakarta 2017 bisa berpengaruh terhadap Presiden Joko Widodo. Pasalnya, pria yang karib disapa Jokowi itu sudah memiliki chemistry dengan Ahok, sapaan Basuki.

Berdasarkan hasil hitung cepat, Ahok-Djarot kalah dari Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017. ‎Masa kerja Ahok-Djarot sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI hingga Oktober 2017.

“Kerja Jokowi enggak senyaman dulu dengan Ahok, karena chemistry-nya Ahok,” kata Direktur Eksekutif Vox‎pol Center Pangi Syarwi Chaniago, Senin (24/4).

Karena itu, Pangi menyatakan, tinggal bagaimana nanti Jokowi dan Anies melakukan pendekatan. Sehingga, bisa terjalin hubungan yang baik seperti ketika Gubernur DKI Jakarta dipegang Ahok. “(Jokowi) belum dapat (chemistry) dengan Anies, tapi gimana nanti bersosi‎alisasi, beradaptasi,” ujar Pangi.

Terkait Pemilihan Presiden 2019, Pangi mengatakan, Jokowi bisa saja menggandeng Ahok sebagai calon wakil presiden. ‎Namun, menurut dia, perkara dugaan penodaan agama yang menjerat Ahok bisa menjadi kendala. “Untuk bisa mendapat dukungan suara mayoritas enggak gampang, Jokowi agak terganggu,” tutur Pangi.

Pangi menilai, Jokowi bisa menggandeng kepala daerah yang berprestasi di pemerintahan untuk dijadikan sebagai cawapres. Misalnya saja Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Menurut Pangi, memegang jabatan sebagai wakil tidaklah mudah. Sebab, seorang wakil harus memahami persoalan fundamental dan bisa mengatasi persoalan.

Kemudian, sosok yang ditunjuk‎ sebagai wakil juga harus berpengalaman, karena biasanya pekerjaannya lebih teknis. “Kalau salah ngambil wakil bisa blunder,” ucap Pangi.

(gil/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital