Sabtu, 8 Agustus 2026

BTN KPR Mikro, Plafon Rp 75 Juta Tenor 10 Tahun

PALU EKSPRES, SOLO – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) memperluas implementasi sistem electronic retribution atau e-retribusi ke Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah.

Dengan sistem itu, petugas tidak perlu menarik retribusi secara manual karena pedagang dapat membayarnya melalui kartu tersebut.

Keuntungannya, pedagang terhindar dari pungutan liar serta minim kebocoran sumber penerimaan pemerintah daerah.

”Sistem e-retribusi mengurangi potensi fraud, aman, cepat, dan mudah. Sebab, pedagang cukup melakukan tapping pada mesin reader di pasar,” ujar Direktur Utama BTN Maryono, Minggu (23/4).

Pasar Klewer memiliki 2.600 pedagang. Pasar itu merupakan pasar ketiga yang menerapkan sistem e-retribusi bersama Bank BTN di Surakarta.

Dua pasar lainnya adalah Pasar Gede dan Pasar Ngudi Rejeki di Gilingan. Kedua pasar memiliki masing-masing 760 dan 236 pedagang.

Selain memudahkan pembayaran retribusi, sistem e-retribusi bisa membuka akses pedagang terhadap layanan perbankan lainnya.

Baik transaksi perbankan maupun pembiayaan. Dengan membuka layanan e-retribusi, jumlah nasabah BTN, dana pihak ketiga (DPK), dan pengucuran kredit akan meningkat.

”Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk memperluas inklusi keuangan,” imbuhnya.

Selain produk dana, BTN akan lebih mudah memasarkan produk pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan pedagang. Salah satunya adalah kredit pemilikan rumah (KPR) BTN Mikro. Produk tersebut menawarkan plafon pinjaman KPR Rp 75 juta dengan tenor sepuluh tahun.

”Para pedagang sebagai pekerja di sektor informal bisa memanfaatkan KPR BTN Mikro untuk merenovasi rumah atau membangun tempat usaha,” terang Maryono.

Sebelumnya, BTN menawarkan KPR Mikro kepada rider ojek online dari PT Go-Jek. Syaratnya, rider Go-Jek harus memiliki tabungan di BTN minimal tiga bulan.  Saat ini, bunga KPR Mikro BTN mencapai 0,67 persen per bulan.

(rin/c24/noe)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital