Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Ya Ampun, Dua Oknum Polisi Diduga Cabuli Siswi SMA, Begini Kronologisnya…

PALU EKSPRES, NIAS – Ulah dua oknum polisi bejat yang bertugas di Polres Nias, Bripka DWS alias D, 34, dan Bripda AFM alias F, 23, mencoreng citra kepolisian.

Pasalnya, kedua oknum tersebut tega mencabuli dan memeras sepasang pelajar di Kota Gunung Sitoli, Sumatera Utara.

Seperti diungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting korban pencabulan berinisial SZ alias S, 16, warga Dusun II, Desa Onozitoli Sifaoroasi, Kota Gunungsitoli.

Korban dicabuli keduanya setelah diamankan dari warnet di Jalan Soekarno, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli pada 25 April kemarin.

“Awalnya korban dituduh melakukan perbuatan mesum bersama teman lelakinya berinisial IPN di salah satu warnet yang ada di Gunungsitoli. Kemudian sepasang pelajar ini diboyong ke dalam mobil oleh kedua anggota Polri tadi,” kata Rina, Kamis (4/5).

Ketika berada di dalam mobil, SZ alias S diraba-raba. Bahkan, awalnya dua anggota Polri yang bertugas di Satnarkoba Polres Nias ini meminta uang damai sebesar Rp5 juta.

“Mereka meminta uang damai, dan setelah disepakati, yang damai yang diminta turun menjadi Rp1 juta. Lalu, korban SZ memberikan kedua polisi ini uang Rp400 ribu,” kata Rina.

Karena sisa Rp600 ribu lagi, teman lelaki korban berinisial IPN diturunkan di tengah jalan dan disuruh mencari uang sisa tersebut. Kemudian, IPN pun mencari bantuan karena merasa dirugikan atas kejadian ini.

“Ketika berada di dalam mobil, SZ terus digerayangi. Oknum Polri tadi terus mengancam akan menahan korban,” kata Rina.

Singkat cerita, rekan lelaki korban berinisial IPN akhirnya datang ke Taman Makam Pahlawan Nias, atas arahan dua polisi tadi. Namun, saat datang ke Taman Makam Pahlawan, IPN membawa polisi.

“Saat tiba di lokasi, kedua anggota polisi tadi langsung ditangkap dan diproses di Propam Polres Nias,” ungkap Rina.

Tak hanya mengamankan dua oknum polisi, petugas juga menangkap warga sipil berinisial ARWH alias W (29) warga Jalan Pelita No11, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Nias yang ikut serta mencabuli korban di dalam mobil.

(Fajar/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital