Rabu, 23 September 2026

Meski Dimaafkan, Ketum PB PMII Tetap Dikenakan Givu Nu Ada

PALU EKSPRES, PALU – Pernyataan Ketua Umum PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Aminuddin Ma’ruf, pada pembukaan Kongres XIX PMII di Palu, Selasa 16 Mei 2017, yang dinilai menyinggung masyarakat Kaili, akhirnya berujung givu nu ada (sanksi keadatan Kaili).

Aminuddin telah menyampaikan permohonan maafnya, saat bertemu langsung dengan Gubernur Sulteng di Gubernuran Siranindi, Rabu 17 Mei 2017, kemudian di hadapan para tetua dan perwakilan adat Kaili serta jamaah salat magrib di Masjid Agung Darussalam Palu, di hari yang sama,

“Di hadapan jamaah Masjid Agung, dan juga sebagian lembaga adat tetua adat di wilayah keadatan tanah Kaili ini, Ketum itu menyampaikan permohonan maafnya, dan kami atas nama lembaga keadatan tanah Kaili, menerima permohonan maaf yang disampaikan itu,” kata Wakil Ketua Dewan Adat Kota Palu, Arifin Sunusi kepada wartawan.

“Bagaimanapun juga, selaku anak muda yang bersemangat dan berapi-api, ingin menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara ini, oleh sebab itu lembaga keadatan di tanah Kaili menerima permintaan maafnya,” lanjutnya.

Meskipun telah dimaafkan, Arifin mengungkapkan, yang bersangkutan tetap akan dikenakan givu, akibat telah melakukan pelanggaran nilai keadatan.

“Tetapi permohonan maaf itu, tidak serta merta menghilangkan nilai keadatan, yang dia sampaikan. Artinya, dalam keadatan di tanah Kaili ini, apa yang disampaikan Ketum itu, berkaitan dengan nilai adat yang namanya sala mbivi, maksudnya salah bicara,” tegas Arifin.

Ia menjelaskan, konsekuensi yang harus diterima oleh Aminuddin, ialah membayar givu berupa 3 ekor kambing dan 30 buah piring makan. Sanksi tersebut harus dibayar dalam jangka waktu yang ditentukan nantinya, dantidak boleh diganti dalam bentuk uang tunai.

“Jadi, dia akan menerima sanksi, dalam bentuk 3 ekor kambing dan 30 buah piring makan. Itu yang harus dia bayarkan, dalam wilayah keadatan tanah Kaili, dan tidak boleh diuangkan,” imbuh Arifin.

Sanksi berupa 3 ekor kambing tersebut, lanjut Arifin, nantinya akan disembelih, dimasak lalu dimakan secara bersama-sama, dengan 30 orang tokoh adat akan duduk dalam perjamuan makan tersebut. Pelaksanaan adat tersebut, akan menunggu waktu yang ditentukan kemudian.

Arifin juga menegaskan, jika Aminuddin Ma’ruf tidak melaksanakan givu berupa 3 ekor kambing dan 30 piring makan tersebut, maka ia akan dikenakan givu yang lebih berat lagi, yakni berupa pengusiran dari tanah Kaili.

“Apabila Ketum tidak melaksanakan givu nu ada itu, maka ada givu lain, yang akan diberikan oleh lembaga adat, yaitu pengusiran. Jadi, nanti lembaga adat akan mengusir dia dari tanah Kaili, dan selamanya dia tidak boleh lagi menginjakkan kakinya ditanah ini. Pilih mana kira-kira, 3 ekor kambing dan 30 piring atau pengusiran,” jelasnya lagi.

Untuk batas waktu penerapan hukuman tersebut, Arifin mengaku pihaknya akan menggelar molibu (pertemuan) terlebih dahulu dengan para tetua adat, terkait hal tersebut, pada Kamis 18 Mei 2017.

“Untuk batas waktunya, besok (Kamis 18 Mei 2017-red) kami akan molibu, dengan tetua-tetua adat di Bantaya adat,” pungkas Arifin.

(abr/Palu Ekspres)

 

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam