Minggu, 9 Agustus 2026

Lebaran Tiba, Ini Yang Bakal Dialami Para Jomblo

PALU EKSPRES, JAKARTA – Pertanyaan kapan nikah menjadi ucapan paling horor bagi para lajang saat lebaran tiba. Tidak peduli laki-laki, maupun perempuan. Saat seluruh keluarga dan kerabat berkumpul, hati suka dagdigdug. Khawatir pertanyaan yang suka bikin mati kutu itu terlontar karena bisa terbawa perasaan alias baper.

Jangan sedih! Anggap pertanyaan itu sebagai doa. Doa yang segera dikabulkan Tuhan, bahwa jodoh pasti datang. Tak usah iri dengan sepupu yang mempunyai kekasih atau suami ganteng. Tak usah miris juga saat melihat sepupu yang lebih muda justru sudah mempunyai momongan.

Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati mengajak seluruh lajang untuk tetap optimis dan tidak sedih. Pertanyaan seputar jodoh di momen-momen besar memang sudah menjadi budaya Timur yang harus dimaklumi. Anggaplah itu sebagai wujud kasih sayang dari keluarga yang ikut memerhatikan nasib para jomblo.

“Secara kultural masyarakat kita ini sifatnya komunal yang memang sifatnya menghargai peran dan fungsi keluarga,” jelasnya kepada JawaPos.com, Jumat (23/6).

Sehingga, kata Devie, sesukses apapaun seseorang jika belum berkeluarga dianggap belum bernilai. Seolah kehidupan dan kebahagiaannya kurang lengkap lahir batin. Sehingga julukan jomblo-jomblo bahagia alias Jojoba itu sesungguhnya tidak ada.

“Bagaimana ketika seseorang lajang bawa calon istri atau calon suami atau kekasih di budaya masyarakat timur akan menjadi hadiah lebaran terbaik bagi keluarganya,” tuturnya.

Devie mencontohkan tren di Tiongkok bahkan lebih detail. Kewajiban membawa pasangan di hari spesial membuat bisnis biro jodoh dan sewa pasangan semakin terbuka lebar.

“Budaya timur mengedepankan kelompok kecil keluarga adalah yang utama. Di Tiongkok sampai menyewa pasangan.

Artinya, Devie berpesan bagi anak-anak muda menganggap hal itu bukan sesuatu yang seharusnya ditanggapi jadi beban. Justru hadapilah dengan senyuman bahagia karena banyak keluarga yang masih memerhatikan masa depan dan menunjukkan kasih sayang.

(cr1/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital