Sabtu, 8 Agustus 2026

Arus Balik: Jalur Pantura Ramai Lancar

PALU EKSPRES, PEKALONGAN – Kondisi jalur tol darurat di Kabupaten Pekalongan, Jateng, untuk arus balik lebaran, Jumat (30/6), terlihat padat merayap.

Jalur fungsional tol yang kembali dibuka sejak Kamis (29/6) pagi dari arah Semarang-Jakarta atau dari Timur ke Barat ini dipadati kendaraan pribadi pemudik, kemarin.

Ribuan mobil berjalan melambat lantaran volume kendaraan di jalur darurat tersebut cukup padat.

Sementara seperti biasa, kondisi jalur Pantura perpantau ramai lancar meskipun tetap terjadi kepadatan di Perempatan Gumawang Wiradesa karena adanya penyeberang jalan di depan Pasar Wiradesa.

Sedangkan pengguna sepeda motor juga terlihat ramai melintasi Pantura, terutama dari arah Semarang menuju Jakarta dengan dilengkapi barang-barang di bagian belakang jok kendaraan.

Tidak hanya didominasi mobil pribadi saja, namun bus atau truk bermuatan sembako, ternak dan BBM bisa tetap beroperasi di jalur tersebut baik dari arah barat atau timur.

Meski kemarin arus cukup padat, namun puncak arus balik Lebaran 1438 H diprediksi akan terjadi pada H+6 (hari ini, (1/7).

Hal itu dikarenakan karyawan atau PNS/ASN mulai memasuki rutinitas kerja pada Senin (3/7) mendatang.

Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, menuturkan, untuk puncak arus balik bagi pemudik diprediksi pada H+6 atau, Sabtu-Minggu. “Arus balik dirediksi terjadi pada H+6,” terangnya.

Ia mengatakan, di jalur darurat tol, para pemudik tidak diperbolehkan melaju melebihi 40 km per jam.

“Kecepatan tidak boleh melebihi 40 kilometer per jam, mengingat kondisi jalur yang masih darurat. Kami tidak henti-hentinya mengimbau pada para pemudik di jalur ini agar kecepatan tidak melebihi batas,” tandasnya.

Pihaknya juga mengimbau pada para pemudik agar dapat mempersiapkan diri, baik fisik maupun logistik sebelum melakukan perjalanan mudik melalui jalur fungsional tol.

“Silahkan manfaatkan rest area yang disediakan di dalam jalur tersebut. Sebab, dari pengalaman arus mudik kemarin, banyak ditemukan ban kendaraan yang pecah karena terlalu dipaksakan untuk melaju,” pungkas Kapolres.

Salah seorang pemudik asal Semarang, Hendro (40), menuturkan, pihaknya mengaku sengaja melintasi jalur darurat tol lantaran menghindari kemungkinan kemacetan di jalur pantura. “Sejauh ini, lewat tol masih aman. Alhamdulillah, tidak macet,” tuturnya.

(yan)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital