Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Kaledo Ditetapkan jadi Warisan Budaya Indonesia

PALU EKSPRES, PALU – Makanan khas tradisional Kota Palu, kaledo, resmi ditetapkan sebagai warisan budaya nusantara Indonesia. Makanan berbahan dasar tulang sapi dan kerbau ini terpilih dari 32 daftar seni, budaya, alam yang diusulkan sebagai warisan budaya nusantara dari Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Selain kaledo, budaya asal Kota Palu lainnya yang ditetapkan adalah alat musik tradisional, kakula. Demikian Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) RI, Nadjamudin Ramly kepada wartawan, Senin (25/9).

“Tahun ini (2017) dari Palu Sulteng kita tetapkan dua dari 32 daftar usulan,” ungkap Ramly, di lokasi Pekan Budaya Indonesia (PBI) ke 2, Palu Sulteng. Selanjutnya jelas Ramly, pihaknya berencana mengusulkan kedua warisan budaya asal Kota Palu itu ke UNESCO untuk ditetapkan sebagai warisan budaya dunia.

Pria kelahiran Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong ini menjelaskan, makanan tradisional kaledo ditetapkan salahtunya karena proses pembuatannya yang unik. Yaitu perebusan tulang dilakukan selama 12 jam dengan campuran asam.

“Ternyata itu dilakukan untuk meresapkan asam ke dalam daging dan tulang,”jelasnya. Sejauh ini terangnya, sudah terdapat sembilan jenis warisan budaya Indonesia yang ditetapkan menjadi warisan budaya dunia. Tahun ini pihaknya sudah mengusulkan lagi budaya kapal pinisi dari Bulukumba Sulsel kepada UNESCO untuk menjadi nominasi warisan budaya dunia.

“Sedangkan untuk 2018, kami akan mengajukan seni pantun bersama dengan pantun dari Negara Malaysia,”terang alumni SMA 2 Palu ini. Menurutnya, sepanjang tahun 2017 pemerintah sedikitnya juga telah menetapkan 494 karya budaya tari-tarian nusantara menjadi warisan budaya Indonesia. “Warisan budaya itu dua jenis, ada yang benda adapula yang tidak benda,”urainya.

Pada bagian lain, Ramli menyebut, saat ini pihaknya tengah mendorong penguatan diplomasi budaya Indonesia ke negara-negara Eropa dan Amerika. Program itu digenjot sebagai upaya promotif akan kekayaan warisan budaya di Indonesia.

“Karena ini merupakan bagian dari pembangunan melalui pendekatan kebudayaan,”tuturnya. Sementara untuk level daerah, Kemendikbud lanjutnya juga sedang menggenjot upaya pengembangan kebudayaan daerah melalui kegiatan-kegiatan lokal.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital