Minggu, 9 Agustus 2026

Ini Rapor Merah Ahok-Djarot yang akan Diperbaiki Sandiaga

PALU EKSPRES, JAKARTA – Laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta sejak 2013 atau di bawah kepemimpinan Gubernur Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selalu mendapat opini wajar dengan pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Opini itu menurut Wakil Gubernur Sandiaga Uno suatu yang sangat ironis di DKI Jakarta yang sudah memiliki sistem transparansi keuangan yang bagus. Untuk itu, Sandi bertekad akan memperbaiki sistem keuangan di Pemprov DKI Jakarta dengan mengubahnya dengan mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

Diakui Sandi hal ini merupakan tugas berat. Sebab dirinya diberi kepercayaan oleh Anies dalam memimpin proses perubahan opini tersebut. “Empat tahun terakhir Jakarta tidak pernah WTP, saya ditugaskan mimpin proses WTP. Golnya adalah kita (Pemprov DKI) WTP di tahun 2017, luar biasa beratnya,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/10).
Sandiaga Uno

Dia menyebut, dalam laporan keuangan tahun 2016, ada 6.000 aset temuan BPK yang belum ditindaklanjuti. Maka, seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus melalukan pencatatan aset yang dimiliki Pemprov DKI secara berkala

“Saya harus pastikan kerja sama dengan seluruh SKPD, karena ini bersinggungan pencatatan aset dan juga temuan yang ada di BPK. Yang belum ditindak lanjuti ada sekitar 6.000 semua harus dipastikan ada tindak lanjutnya,” tutur Sandi.

Politikus Partai Gerindra itu mengungkapkan, WTP harus diberi perhatian khusus sehingga seluruh pihak bekerja secara transparan. Setiap Minggu, SKPD wajib melaporkan capaiannya dan akan dijadikan salah satu indikator key performance indicator (KPI) mereka.

“Saya akan buka secara transparan road to WTP, jadi akan kita lakukan setiap minggu capaiannya seperti apa dari aset temuan dan saya wajibkan SKPD betul-betul beri atensi khusus mengenai WTP ini, bisa jadi KPI,” terang dia.

Sebelumnya, Anies turut menargetkan opini WTP terhadap laporan keuangan tahun 2017 dari BPK. Dia pun meminta Sandi untuk memimpin perbaikan-perbaikan untuk mencapai target tersebut.

“Tegas target kita WTP, karena itu harus kerja keras dalam penataan kembali soal keuangan dan soal aset karena di situ banyak sekali tantangan masalahnya,” kata Anies ditemui terpisah.

(cr3/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital