Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Terapkan MBS Secara Maksimal, Cegah Tindakan Negatif Peserta Didik

PALU EKSPRES, PALU – Para Kepala Sekolah diminta untuk menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) secara maksimal. Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng, Irwan Lahace, hal ini sangat penting dilakukan, untuk mencegah atau meminimalisir timbulnya tindakan-tindakan negatif dari para peserta didik.

Penerapan MBS secara maksimal ini kata Irwan, merupakan salah satu peran utama para Kepala Sekolah, dalam posisinya sebagai pemimpin yang mengatur berbagai hal di sekolah.

“Peran manajemen sekolah sangat penting untuk meminimalkan itu, justru itu sekarang para Kepala Sekolah itu, kan tugasnya hanya me-manage atau mengatur, mereka tidak diberikan jam lagi untuk mengajar. Apalagi di sekolah terdapat SDM-SDM yang bagus, semua orang-orang terdidik, kalau Kepala Sekolahnya betul-betul melaksanakannya, maka itu bisa tercapai,” jelas Irwan, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 26 Oktober 2017.

Di sisi lain lanjut Irwan, pihak sekolah tentu juga tidak boleh melupakan, bahwa karakter dan perlaku para anak didik, sangat ditentukan oleh faktor lingkungan sekitarnya.

“Kita juga perlu untuk kembali memperhitungkan faktor lingkungan anak-anak didik. Karena di dalam prinsip pendidikan, pendidik pertama dan yang utama adalah orang tua,” imbuhnya.

Hal ini katanya, juga perlu menjadi perhatian pihak sekolah, dalam mempertimbangkan langkah-langkah efektif yang akan diambil, terkait pencegahan perilaku negatif siswanya.
Sekadar informasi, MBS dapat diartikan sebagai model pengelolaan, yang memberikan otonomi atau kewenangan dan fleksibilitas lebih besar kepada kepala sekolah, dalam mengambil kebijakan atau keputusan-keputusan, yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan sekolah.

Hal ini dapat dilakukan, dengan turut mendorong partisipasi langsung warga sekolah bersama dengan masyarakat. Dalam penerapannya, MBS tentu harus berdasarkan kebijakan dan peraturan pendidikan nasional, serta undang-undang yang berlaku.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital