Minggu, 9 Agustus 2026

Aminuddin Kasim: KPU Sulteng Memalukan

Bawaslu Harus Minta Klarifikasi Soal Tim Pakar dan Penyelenggara Debat
PALU, PE – Ketua Tim Seleksi Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Tengah, Dr Aminuddin Kasim sangat gusar akibat kisruhnya debat kandidat pada pemilihan gubernur Sulteng, Rabu malam, 4 November 2015, di hotel Mercure.  “Malu, sungguh memalukan.. Malu betul..,” tandas berkali kali nya kepada Palu Ekspres via telepon, Kamis 5 November 2015.

Betapa tidak, KPU menurutnya memberikan pendidikan politik yang buruk kepada KPU daerah lain di Sulawesi Tengah yang saat ini tengah menjalankan putaran ketiga. Dosen Fakultas Hukum Tata Negara Universitas Tadulako itu menegaskan bahwa KPU Sulteng tidak etis telah melanggar UU Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)  pada bagian penyelenggara tentang azas profesionalitas.

Untung saja kata dia, debat tersebut tidak diulang kembali. Bila ada pelaksanaan ulang maka itu melanggar azas efisiensi dalam UU DKPP yang mempersyaratkan, transparansi integritas, efisiensi, profesionalitas dalam penyelenggara Pemilu.

Aminuddin Kasim mengatakan akibat kejadian ini, KPU telah merugikan 2 pihak. Pertama,  para kandidat yang seharusnya mendapat waktu untuk menjelaskan program-program kerjanya. Di ajang ini mereka diberi ruang secara resmi untuk memaparkan ide-ide dan gagasan tentang membangun daerah. Disewakan tempat  yang bagus dan tertib. Yang diharapkan mendapat perhatian dari konstituen. “Para kandidat sudah membuang waktu dan tenaga serta menyia-nyiakan kesempatan untuk bertemu dengan konstituennya,  hanya untuk hadir pada acara tadi malam. Namun hasilnya, seperti itu,”tandasnya.

Kedua, kata dia, masyarakat sebagai konsituen sangat dirugikan akibat cara kerja KPU yang tidak profesional. Konstituen berhak untuk mendengarkan, mengetahui apa saja program kerja yang ditawarkan oleh kandidatnya. Dari forum tersebut, biasanya masyarakat menentukan pilihan. “Kami sebagai konstituen tidak disuguhkan pendidikan politik karena peristiwa tadi malam,” tandasnya lagi.
Menurutnya yang menarik dari debat kandidat bagi konstituen bukanlah  para calonnya, tetapi para ahli-ahli yang berada di balik para kandidat tersebut.

Sungguh di luar dugaannya kata Aminuddin,  sikap tidak profesional yang ditampilkan KPU malam itu. Sebab dia menegaskan bahwa seluruh anggota KPU yang duduk sekarang melalui proses seleksi yang sangat ketat dengan pertimbangan mereka akan menjadi profesional yang matang dalam manajemen organisasi. Dengan harapan akan menghasilkan penyelenggaraan pilkada yang baik.

Ketua tim Seleksi KPU Sulteng periode 2013-18 ini akan menurunkan kredibilitas KPU setelahnya. Kepercayaan sebagai penyelenggara pilkada menjadi pertanyaan bila ke depan ada permasalahan di tingkat hukum. Maka para lawyer akan membuka semua peristiwa yang terjadi yang pernah dilakukan KPU Sulteng.  Ini akan menurunkan integritas KPU. Menyoal adanya tim pakar yang diduga tidak netral, Aminuddin juga mengatakan tugas Bawaslu untuk mengklarifikasi masalah ini. Termasuk kesalahan dalam penyelenggaraan debat kemarin. (aaa)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization