Minggu, 9 Agustus 2026

Dalam 1 Dekade Terakhir, Tahun 2016 Paling Tinggi Kasus Kekerasan Jurnalis

Kekerasan pada jurnalis

PALU EKSPRES, SOLO – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengungkapkan bahwa jumlah kekerasan terhadap jurnalisme terus meningkat setiap tahunnya. Bahkan selama 2016, kasus kekerasan terhadap jurnalis menjadi yang paling tinggi dalam 10 tahun terakhir.

Selama itu jumlah kasus mencapai 78 kejadian yang terlaporkan se-Indonesia. Ironisnya, dari banyaknya jumlah kasus tersebut, hanya satu kasus saja yang diproses yakni kasus kekerasan jurnalis yang terjadi di Medan yang melibatkan TNI AU.

Demikian seperti disampaikan Ketua Umum AJI Indonesia Suwarjono di sela-sela persiapan Kongres X AJI di The Sunan Hotel, Solo. Meningkatnya jumlah kekerasan terhadap wartawan itu salah satunya karena tidak adanya ketegasan dalam memprosesnya.

”Sehingga, kasus itu masih terus terjadi dan setiap tahunnya terus bertambah,” terang Suwarjono pada Selasa (14/11) kepada JawaPos.com (Fajar Group).

Dia mengungkapkan selama ini belum ada perbaikan dalam hal penanganan kasus. Rata-rata kasus kekerasan yang terjadi hanya terhenti pada proses pelaporan. ”Kasus itu tidak berlanjut pada prose hukum,” katanya.

Seharusnya harus ada sikap tegas dari jurnalis maupun media untuk menuntaskan kasus kekerasan ini. Agar ke depannya kasus serupa tidak akan terjadi.

”Tapi kadang juga kasus ini berhenti dengan proses mediasi. Pelaku cukup dengan meminta maaf saja dan kasus otomatis terhenti. Kalau tidak, ya petinggi dari media sudah bermediasi dengan pihak yang bermasalah dengan begini kan otomatis jurnalis juga mengikuti,” ungkit Suwarjono.

Kasus kekerasan terhadap jurnalis tersebut nantinya akan menjadi salah satu tema yang diangkat dalam festival media yang diadakan AJI pada 23-24 November mendatang. Diharapkan dengan tema itu, kasus kekerasan terhadap jurnalis bisa berkurang.

(Fajar/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital