Sabtu, 8 Agustus 2026

Setnov Minta Perlindungan Kejagung, Ini Kata Prasetyo

PALU EKSPRES, JAKARTA – Tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto kini sudah mendekam di penjara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan sudah sudah tiga kali menjalani pemeriksaan.

Politisi Golkar itu pun terancam bakal kehilangan jabatannya, baik sebagai Ketua DPR RI maupun Ketua Umum Partai Golkar.

Terbaru, Novanto kabarnya meminta perlindungan kepada Kejaksaan Agung dengan mengirimkan surat permohonan hukum.

Dikonfirmasi, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku sudah mendengar adanya surat permohonan perlindungan hukum dari Novanto itu.

Akan tetapi Prasetyo menegaskan bahwa intitusi yang dipimpinnya itu tidak berhak melindungi Novanto.

“Saya ingin sampaikan bahwa Jaksa Agung dan kejaksaan tidak punya kapasitas memberikan perlindungan pada seseorang yang sedang menjalani proses hukum,” kata Prasetyo di Jakarta, Jumat (24/11).

Dia menegaskan kejaksaan tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang dilakukan oleh aparat penegak hukum yang lain.

Prasetyo menambahkan, kejaksaan memiliki asumsi bahwa KPK tentu memiliki bukti-bukti kuat dalam melakukan proses penyidikan.

“Jadi, kalau dimintakan perlindungan pada kejaksaan, sekali lagi, saya nyatakan kami tidak punya kapasitas untuk itu,” tegasnya lagi.

Sebelumnya, Novanto usai diperiksa KPK, Senin (20/11) lalu menyatakan meminta bantuan perlindungan kepada beberapa pihak.

Diantaranya, mengajukan surat perlindungan hukum kepada Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Terakhir, Setnov juga mengajukan surat permohonan perlindungan hukum yang sama juga ke Jaksa Agung Prasetyo.

Sementara, baik Jokowi dan Tito sendiri sudah menegaskan dan memberikan jawaban melalui media.

Keduanya pun kompak tak bisa memenuhi permintaan Setnov dan menyarankan agar mengikuti proses hukum yang belaku.

(Fajar/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital