Minggu, 9 Agustus 2026

Ini Raja Medsos Baru Pengganti Mark Zuckerberg, dari Tiongkok

PALU EKSPRES, JAKARTA – Berkembangnya Facebook dengan pengguna 1,9 miliar, ditambah lagi dengan anak perusahaannya Instagram, WhatsApp, dan Messenger, tentu akan mengukuhkan Mark Zuckerberg sebagai raja media sosial.

Tetapi, itu dahulu. Sekarang, muncul pesaingnya yang berasal dari Tiongkok. Namanya Pony Ma Huateng. Pria ini disebut mengalahkan kekayaan yang dimiliki Mark Zuckerberg dengan nilai pasar media sosial yang dimilikinya.

Pony Ma merupakan salah satu orang terkaya di daratan Tiongkok. Bahkan menurut majalah Forbes, paling terkaya dengan kekayaan pribadi mencapi USD 42 milyar atau Rp 567,361 triliun.

Bisnis Pony Ma berasal dari sosmed hingga aplikasi kecerdasan buatan. Termasuk perusahaan Tencent milik Pony Ma telah memiliki saham di perusahaan medsos Snapchat dan pabrikan mobil listrik Tesla.

Bahkan berita terbaru adalah perusahaan Tencent saat ini memiliki nilai pasar yang lebih besar dari Facebook dengan harga USD 512 milyar.

Nama asli Pony Ma adalah Ma Huateng. Pony sendiri adalah julukan yang diambil dari nama keluarganya dalam bahasa China berarti kuda. Lelaki ini dikenal tidak suka kerumunan wartawan dan sangat jarang diwawancarai.

Pony Ma memulai karier di dunia medsos dari bisnis penyeranta (pager) setelah lulus dari Universitas Shenzen tahun 1993 dengan gelar ilmu komputer. Tapi baru lima tahun kemudian Pony Ma mendirikan perusahaan Tencent yang bergerak di bidang komunikasi, yang akhirnya memboyong Tencent menjadi perusahaan global.

Keberhasilan Tencent tidak diawali dengan mudah, namun dimulai dengan sejarah yang kelam. Tencent awalnya dituding hanya menjiplak produk barat dan menjualnya mentah-mentah ke pasar dalam negeri China. Contoh yang dituding jiplakan tersebut adalah aplikasi message PC yang disebut-sebut meniru produk AOL.

Tapi sejarah kelam tersebut berubah menjadi emas setelah Tencent melahirkan produk WeChat yaitu aplikasi layanan pesan untuk ponsel yang saat ini memiliki 1 milyar pengguna. Tidak hanya layanan pesan, WeChat juga adalah aplikasi pencarian, sosmed, alat pembayaran hingga platform permainan seperti Clash of Clans dan Honor of Kings.

Pony Ma saat ini memiliki saham 8,6 persen di perusahaan Tencent.

Tahun 2016, Pony Ma menyumbangkan uang USD 2 milyar untuk berbagai kegiatan di bidang kesehatan dan pendidikan. Pony Ma juga dipilih menjadi salah satu deputi Kongres Partai Komunis Cina.

Publik Cina melihat Pony Ma ini berbeda dengan tokoh lain yaitu pendiri perusahaan Alibaba, Jack Ma. Kedua orang yang tidak memiliki hubungan kerabat ini berbeda jauh karena Jack Ma sangat gampang diajak berbincang dan sering sekali diwawancarai dalam bahasa Inggris.

Tetapi Pony Ma melampaui Jack Ma dalam hal nilai pasar karena Tencent berhasil mengalahkan Alibaba menjadi perusahaan Cina pertama yang mampu menembus nilai pasar 500 milyar dollar.

(ant/cnn/jpnn/fajar)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital