Minggu, 9 Agustus 2026

Survey SMRC Sebut Paket Jokowi-Prabowo Memungkinkan, Elite Gerindra Panas

PALU EKSPRES, JAKARTA – Elite Gerindra panas menanggapi hasil survei yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Mereka tak percaya ihwal sigi SMRC, yang menyebut mayoritas responden menginginkan ketua umumnya, Prabowo Subianto, menjadi pendamping Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019.

“Ah, ngaco. SMRC salah terus, waktu Pilkada DKI Jakarta juga begitu,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, ketika dikonfirmasi, Selasa (2/1/2018).

Ferry menambahkan, klaim SMRC yang menyebut swing voters Gerindra tinggi, juga patut dipertanyakan. Sebab, dirinya yakin belum ada pemilih partai Gerindra yang pindah ke lain hati.

“Kok‎ disebut memiliki swing voters banyak. Harusnya Partai Gerindra tidak memiliki swing voters,” tegasnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif SMRC, Djayani Hanan mengatakan kalau mayoritas responden ingin Prabowo menjadi cawapres dari Jokowi.

“Sekitar 66,9 persen responden setuju dengan kombinasi pasangan Jokowi-Prabowo sebagai capres dan cawapres itu periode Desember 2017,” ujar Djayadi dalam rilis survei di Kantor SMRC, Jakarta, Selasa (2/1).

Sementara jika eks Danjen Kopassus itu menjadi capres dan Jokowi menjadi cawapresnya, responden yang memilih sebesar 28,4 persen. Sedangkan yang tidak setuju apabila Jokowi berpasangan dengan Prabowo sebesar 4,7 persen.

Survei sendiri dilakukan tanggal 7-13 Desember 2017. Populasi dari survei tersebut adalah seluruh warga negara Indonesia yang sudah punya hak pilih dalam pemilu.

Responden dipilih secara random (multistage random sampling) dengan total 1220 orang.

Responden yang dapat diwawancarai secara valid diketahui sebesar 1059 atau 87 persen. Jumlah responden itu yang kemudian dianalisis. Sementara margin of error dari survei tersebut sebesar lebih kurang 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

(gwn/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital