Minggu, 9 Agustus 2026

Tolak Berpasangan dengan Kapolda, Kader Demokrat Dipolisikan

PALU EKSPRES, JAKARTA – Partai Demokrat telah menggelar rapat dadakan di markas besarnya, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (3/1) malam.

Rapat itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, rapat ini bukan tanpa alasan, melainkan karena sikap tidak adil dari penegak hukum terhadap kader terbaiknya.

Kader yang dia maksud adalah Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Dia adalah calon Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) yang sudah resmi diusung partai berlambang merci itu.

Hanca menuturkan, dugaan kriminalisasi bermula ketika Syaharie dipanggil delapan kali oleh partai tertentu.

Ketika itu Syaharie diminta untuk berpasangan dengan Kapolda Kaltim Irjen Safaruddin.

“Padahal kita tahu, Pak Syaharie ini sudah menentukan wakil yakni Rizal Efendi yang merupakan Wali Kota Balikpapan,” ucap Hanca di kantornya, Rabu (3/1).

Ketika panggilan itu, Syaharie mendapat ancaman kalau tak mau berpasangan dengan Kapolda Kaltim, maka kasusnya akan diangkat lagi.

“Kemudian pada 25 Desember 2017 kemarin, Pak Syaharie dapat telepon dan diminta bicara langsung dengan kapolda, lalu ditanya apakah dimungkinkan berpasangan bersama? Dijawab tidak mungkin karena sudah ada pasangan,” tutur Hanca.

Sehari setelah telepon itu, tiba-tiba di Bareskrim Polri sudah ada laporan kasus terhadap Syaharie.

Kemudian pada 27 Desember keluar surat panggilan pemeriksaan.

“Karena suasana libur, kami minta tunda, dan Pak Syaharie juga masih kaget. Kemudian 2 Januari kemarin keluar panggilan lagi dan hari ini kami penuhi,” kata Hanca.

Dia mengaku telah mendampingi langsung pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Atas hal itulah rapat dadakan atau emergency meeting digelar. Karena kata dia, kasus yang dilaporkan terhadap Syaharie telah lama diputus dengan terpidana berbeda.

“Sedangkan ini sudah 3 Januari, sudah lima hari lagi penetapan. Karena itu kami merasa ketidakadilan dalam Pilkada Kaltim, kami juga ragu karena ada 171 pilkada lainnya,” kata dia.

(mg1/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital