Minggu, 9 Agustus 2026

Walikota Perintahkan Tutup Tambang Poboya

TINJAU – Aktivitas penambangan ilegal semakin massif terjadi di bukit Tahura Kelurahan Poboya Kecamatan Mantikulore.Tampak dua pekerja tambang sedang melakukan perendaman bahan galian menggunakan bahan kimia, Kamis 10 Maret 2016. (Hamdi Anwar)

Lembaga Adat Harus Jadi Pelindung Hutan
PALU,PE – Pengakuan lembaga adat Poboya sebagai fasilitator sejumlah perusahaan dalam melakukan penambangan liar di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Kelurahan Poboya Kecamatan Mantikulore Palu, tampaknya akan segera berhenti. Ini menyusul adanya pernyataan Walikota Palu, Hidayat, untuk menutup lokasi tersebut dari intervensi perusahaan.

“Kalau dia melanggar, itu saya tegaskan harus ditutup,” tegas Hidayat kepada wartawan, Jumat 11 Maret 2016. Menurutnya, lembaga adat seharusnya menjadi garda terdepan bagi kepentingan perlindungan lingkungan dan hutan. Bukan malah sebaliknya menjadi mediator bagi perusahaan untuk melakukan perusakan hutan.   “Tidak ada itu yang namanya kawasan adat. Kalau berbicara adat, itu harusnya mereka yang melindungi hutan bukan justru merusaknya,” katanya.

Meskipun kata Hidayat, dalam kegiatan penambangan liar itu, ada pejabat daerah yang juga turut memfasilitasi masuknya perusahaan dengan peralatan berat. “Yang namanya melanggar itu tetap harus dihentikan. Meskipun di situ ada pejabat yang bermain,”tegasnya.

Namun begitu, perintah penutupan itu hanya berlaku bagi perusahaan yang menambang dengan menggunakan peralatan berat, bukan untuk tambang rakyat. Hidayat tetap akan mempersilakan masyarakat untuk melakukan penambangan secara manual.  “Kalau untuk tambang rakyat itu silakan, tetapi jangan coba-coba masuk dengan alat berat,” katanya mengingatkan.

Penegasan Walikota ini untuk menanggapi sejumlah temuan tim investigasi tambang Poboya yang diketuai Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said. Kamis 10 Maret, tim ivestigasi berhasil mengungkap sejumlah hal dibalik penambangan ilegal di tambang emas Poboya saat meninjau langsung lokasi tambang tersebut, Kamis 10 Maret 2016.

Peninjauan yang dipimpin langsung Wakil Walikota Sigit Purnomo Said , bersama Kapolres AKBP Basya Radya Nanda dan Dandim 1306 Donggala I Gede Masa, menemukan sedikitnya 14 perusahaan yang secara nyata telah melakukan penambangan ilegal.  Perusahaan itu menurut Sigit Purnomo Said alias Pasha, semuanya difasilitasi oleh lembaga adat Kelurahan Poboya yang diketui Azis Lamureke.  “Inikan jelas melanggar hukum. Bahkan sudah ada transaksi ilegal antara lembaga adat dan perusahaan yang melanggar ketentuan hukum,”kata Pasha.
Setiap perusahaan yang ingin memasukkan alat berat menurutnya harus terlebih dulu minta izin kepada lembaga adat setempat.

Dari izin itu, lembaga adat dibayar hingga puluhan juta sebagai tanda jadi.  “Apapun alasannya itu tidak boleh. Karena melanggar hukum. Lembaga adat sudah membuat aturannya sendiri,” jelas Pasha. Untuk itu pihaknya dalam waktu dekat ini akan segera merekomendasikan hasil temuan tersebut kepada walikota dan pihak terkait lainnya termasuk Polda Sulteng. “Kita sudah harus mengambil langkah kongkrit. Kalau melanggar, ya harus ditutup,”tegas Hidayat. Ketua lembaga adat Poboya, Azis Lamureke, dikonfirmasi tidak menyangkal hal tersebut.

Menurutnya, dari setiap penyediaan lahan garapan, lembaga adat mendapatkan kontribusi hingga puluhan juta rupiah. Namun dana tersebut menurutnya digunakan untuk kepentingan masyarakat. “Kita bangun kantor lembaga adat, buat lapangan, serta membangun masjid,”ungkap Azis. Azis bahkan mengaku paham betul jika aktivitas itu sudah masuk perbuatan melawan hukum. Namun lagi-lagi untuk alasan kepentingan bersama, pihaknya terpaksa memfasilitasi bahkan mencarikan lahan garapan bagi perusahaan yang ingin mengolah dengan alat berat. “Setelah ada uang tanda jadi dari perusahaan, kami juga akan mendapatkan jatah sekian persen dari setiap hasil garapan emas. (mdi)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization