Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Paripurna DPRD Kota Gagal Kuorum, Ishak Geram

PALU EKSPRES, PALU – Paripurna DPRD Palu dengan agenda tanggapan akhir wali kota atas empat buah Ranperda yang sedianya digelar pukul 14.00wita, Jumat 20 April 2018 gagal memenuhi quorum hingga pukul 17.00 wita.

Empat buah Ranperda antara lain Ranperda pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, perumahan dan kawasan pemukiman, Ranperda penanganan gelandangan dan pengemis dan Ranperda perubahan RPJMD. Informasi yang beredar sejumlah anggota sengaja tidak hadir sebagai bentuk penolakan terhadap pengesahan Ranperda perubahan RPJMD 2016-2021.

Karena sebelumnya dalam paripurna penyampaian hasil kerja panitia khusus (Pansus) LKPj dan Ranperda RPJMD, Kamis 19 April 2018, dua fraksi, yaitu fraksi restorasi pembangunan dan fraksi PKS menolak pengesahan Ranperda perubahan RPJMD.

Sedangkan 1 fraksi lainnya yaitu Fraksi Hanura, tetap menerima namun disertai catatan-catatan untuk perbaikan penyusunan naskah RPJMD. Ridwan Alimuda dari fraksi restorasi pembangunan, meski sebelumnya menyatakan menolak atas pengesahan Ranperda RPJMD, terlihat tetap hadir untuk mengikuti paripurna.

Menurut dia, sebagai anggota, hadir dalam paripurna adalah kewajiban. Karena hal itu telah menjadi mekanisme. Tidak ada alasan kata dia untuk seorang anggota menolak hadir. “Harus dibedakan mekanisme sikap pandangan akhir fraksi dengan agenda sidang paripurna,”hemat Ridwan.

Demikian halnya Rizal, anggota Pansus RPJMD yang terlihat hadir memenuhi undangan paripurna. Padahal sebelumnya Rizal juga menyatakan menolak pengesahan Ranperda RPJMD tersebut karena sejumlah alasan teknis penyusunan naskah Ranperda.

Rizal mengaku menolak pengesahan naskah RPJMD karena terkait belum rampungnya penyusunan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS). Pemuatan dokumen KLHS dalam RPJMD kata dia merupakan hal wajib sebagaimana ketentuan yang ada.

Tidak quorumnya paripurna tersebut, sempat memicu amarah Ketua DPRD Ishak Cae. Ishak bahkan sempat mengancam untuk tidak menandatangani surat perintah perjalanan dinas (SPPD) bagi anggota yang belum juga menghadiri paripurna. Hingga pukul 17.00 wita, anggota dewan yang sempat terlihat hadir memenuhi undangan diantaranya Ridwan Alimuda, Rizal, M Rum, Raudah, Muchlis Yabi, Ronald, H Efendi, Tamsil, Alimudin H Alibau, Rusman Ramly. Sucipto.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital