Minggu, 9 Agustus 2026

Pengurus PKK Harus Kompeten Kerja Untuk Rakyat

SERAHKAN PLAKAT – Ketua TP PKK Sulteng, Hj Zalzulmida A Djanggola menyerahkan plakat kepada Plt Ketua Dekranasda Tolitoli Hj Diah Rahmatanti Abd Rahman, di Kantor PKK Sulteng di Jalan Tanjung Api Palu, Kamis, 12 Mei 2016. PALU, PE – Ketua Tim Penggerak PKK Sulteng Hj Zalzulmida Aladin Djanggola  mengingatkan kepada

Ketua Tim PKK di seluruh daerah di Sulteng agar hati-hati dalam memilih Pengurus PKK di daerah masing-masing. Pengurus, kata dia, haruslah orang yang paham dan tahu tugas  di Kelompok Kerja yang ada di PKK. Mereka juga harus mau dengan sukarela bekerja mengembangkan tugas pokok dan fungsi organisasi tersebut. Sebab, kata dia, PKK adalah organisasi nirlaba yang semata-mata bekerja untuk masyarakat. Organisasi yang bertugas membantu pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat seperti yang tertuang di dalam 10 program pokok PKK. Itu sebabnya pengurus harus dipilih berdasarkan kemampuan dan kemauan bekerja.

“Membentuk pengurus tidak hanya soal kedekatan, jangan mengangkat pengurus karena dia teman, apalagi karena dia tim sukses,” tandasnya. Sebab, Zalzulmida tidak ingin terjadi kevakuman PKK di daerah karena kesalahan memilih pengurus. “Jangan merusak PKK,” tegasnya. Pernyataan itu disampaikan Zalzulmida saat memberi sambutan dan pengarahan seusai  melantik dan mengambil sumpah Ketua TP PKK Tolitoli, Hj Diah Rahmatanti Abd Rahman, di Kantor PKK Sulteng di Jalan Tanjung Api Palu, Kamis, 12 Mei 2016.

“Karena banyak yang berpikir kalau jadi pengurus PKK itu pergi-pergi (jalan-jalan,red)  dengan ibu bupati. Ibu PKK itu bukan pergi-pergi,” tandasnya. Zalzulmida yang telah memasuki periode ke-4 sebagai Ketua TP PKK di Sulteng itu mengingatkan, ketua harus berpegang pada pedoman umum dan hasil rakernas PKK. Serta melaksanakan kerja sesuai tupoksinya.Dia juga menjelaskan bahwa ada tugas-tugas dalam kelompok kerja (Pokja) di PKK yang harus dikuasai oleh pengurusnya.

“Kini ditambah lagi tugas lain yaitu sosialisasi undang-undang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan PAUD diluar 10 program pokok PKK itu,” ujar Ibu yang juga Ketua Komisi IV DPRD Sulteng ini. Maka, katanya lagi, jangan asal merekrut pengurus. “Tidak perlu banyak (orang), yang penting hatinya di situ (PKK)”. Kepada Bupati selaku pembina PKK di daerah, Zalzulmida menitip pesan agar dapat memberi perhatian serta dukungan moral dan pembiayaan untuk melancarkan tugas PKK setempat. Selain sebagai Ketua TP PKK, Hj Diah Rahmatanti juga dilantik sebagai ketua Dekranasda Tolitoli. Zalzulmida meminta agar Hj Diah dan pengurus Dekranasda Tolitoli memperhatikan hasil kerajinan tangan para pengrajin lokal.

“Para pengrajin harus diperhatikan karyanya sebagai hasil budaya yang memiliki ciri khas. Juga bagaimana meningkatkan taraf hidup pengrajin yang rata-rata berasal dari ekonomi lemah itu,” imbau Zalzulmida. Dekranasda Tolitoli diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pengrajin setempat. Mengingat pentingnya kehadiran Dekranasda, Hj Diah diminta untuk berkoordinasi dengan dinas terkait agar segera membentuk kepengurusan di Tolitoli. (aaa)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization