Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Ini 3 Ranperda yang Diinisiasi DPRD Kota Palu, Termasuk soal Burung

PALU EKSPRES, PALU – Dewan Kota Palu menginspirasi pembentukan tiga buah rancangan peraturan daerah (Ranperda) ke dalam program legislasi daerah (Prolegda) masa sidang catur wulan III tahun 2018. Ketiganya adalah Ranperda tentang pengendalian penggunaan zat adiktif, pemberdayaan tenaga kerja lokal serta Ranperda tentang pengendalian dan pengelolaan bangunan sarang walet.

Namun dari ketiga Ranperda Inisiatife itu, yang paling prioritas disetarakan masuk dalam pembahasan adalah Ranperda pengendalian dan pengelolaan bangunan sarang walet. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Palu, M Rum menjelaskan, prioritas itu berdasarkan kesepakatan rapat ditingkat Bapperda, Senin 28 Mei 2018.

“Teman-teman menyepakati pengendalian sarang walet. Akan tetapi kami tetap bertanggung jawab mendorong dua Ranperda lainnya untuk disegerakan,”kata M Rum, Selasa 29 Mei 2018.

Inisiatife pembentukan Ranperda Walet menurutnya berangkat dari kerisauan masyarakat dibeberapa titik di Kota Palu. Seperti kata Rum laporan dari warga Kelurahan Besusu Barat. Warga menurutnya mengeluhkan gangguan yang timbul dari bunyi-bunyian praktek sarang walet.

Selain juga soal kotoran dan hal – hal terkait administrasi bangunan. Di sejumlah lokasi, bahkan ada bangunan yang beralih fungsi peruntukan. “Perlu mengatur secara khusus izin mendirikan bangunan (IMB) bagi bangunan yang digunakan sebagai sarang walet,”jelas Rum.

Juga soal penetapan nilai retribusi sarang walet. Rum mengaku sejauh ini belum ada regulasi yang bisa dijadikan rujukan untuk penwtapan nilai retribusi. Penarikan Retribusi yang diterapkan saat ini masih kelas Rum hanya sebatas asumsi.

“Ini juga perlu kami cari formulasi yang tepat,”jelasnya. Penyusunan batang tubuh draft Ranperda tambah dia akan dilakukan secepatnya paling lambat sebelum tanggal 6 Juni 2018. Karena paripurna penetapan Prolegda rencananya akan digelar 7 Juni 2018.

“Kalau memang Ranperda walet ini masih sulit, maka kami akan mendorong Ranperda mengenai pengendalian zat adikitf,”demikian Rum.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital