Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Palu-Morut Jalin Kemitraan Produksi Pakan Unggas.

FOTO A

PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah Kota Palu dan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut) akan segera menjalin kemitraan dalam meningkatkan produksi pakan ternak unggas. Dalam kerjasama itu, Pemkab Morut akan bertindak sebagai penyedia bahan baku pembuatan pakan unggas yang saat ini tengah digalakkan Pemkot Palu melalui misi kelurahan inovasi unggul.
Sebagai gantinya, Pemkot Palu akan mendistribusikan pakan ternak produksi masyarakat ke Kabupaten Morut. Rencana kerjasama ini dimatangkan Senin 27 Agustus 2018. Bupati Morut secara khusus mengunjungi Wali Kota Palu di ruangannya. Kemudian kedua pemimpin daerah itu mengunjungi salah satu industri pakan unggas di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga Kota Palu.

Apritel menjelaskan, saat ini di Kabupaten Morut terdapat sedikitnya 50 kandang unggas yang setiap hari membutuhkan pakan.

“Satu kandang unggas di sana butuh dua ton pakan . Jadi kalau 50 kandang kami butuh 100 ton pakan unggas,”jelas Aptripel.

Informasi mengenai adanya produksi pakan ternak di Palu sebut Partikel ia dapat dari pengusaha ternak di Korut. Bahan baku itu tentu sangat dibutuhkan pelaku usaha pakan unggas. Karena itu pihaknya memilih Kota Palu untuk menjalin kemitraan itu.

Menurutnya, bahan baku pembuatan pakan unggas yaitu tepung ikan banyak terdapat di Korut.

“Banyak peternak yang bilang, jadi saya langsung ke sini (Palu) untuk ketemu Wali Kota. Meminta beliau membangun kemitraan dalam hal peningkatan produksi dan pendistribusian pakan uanggas ke Morut,”kata Aptripel.

Wali Kota Palu Hidayat mendukung sepenuhnya upaya tersebut. Hidayat mengatakan Pemkot Palu sangat berharap kemitraan dalam peningkatan dan pendistribusian bahan baku dan pakan unggas antara Pemkot Paku dan Pemkab Morut dapat terjalin dengan erat dan baik.

“Mereka distribusikan bahan bakunya . Mereka punya tepung ikan yang dibutuhkan pengusaha pembuatan pakan unggas di sini karena di sana banyak pembudidaya ikan. Sementara kita distribusikan pakan unggasnya ,”ucap Hidayat didampingi Bupati Morut Aptripel Tumimomor.

Hidayat memastikan dapat memenuhi permintaan Bupati Aptripel. Salah satu cara yang dilakukan yakni dengan menambah jumlah modal berupa bahan baku para pengusaha dan menambah mesin produksi hemat bahan bakar dan hemat listrik untuk menekan biaya produksi yang dikeluarkan .

“Kita punya pabrik pembuatan pakan ternak di Keluarga Silae , Kelurahan Duyu dan di Kelurahan Pengawu. Pabrik pembuatan pakan ternak yang di Silae sana mampu menghasilkan sampai tiga kali lipat dari pabrik yang di sini. Di sini baru mampu tiga ton per bulan dan akan kita tingkatkan,”kata Hidayat.

Hidayat berharap kemitraan yang terjalin antara Pemkot Palu dan Pemkab Morut dapat merangsang daerah lain untuk melakukan hal serupa dan menguntungkan semua daerah di Sulteng .

“Kita berharap kerjasama yang terjalin antara Kota Palu dan Kabupaten Morowali Utara ini dapat dicontoh oleh daerah – daerah lain di Sulteng,”demikian Hidayat.

(mdi/palu ekspres).

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization