PALU EKSPRES, PALU – Anshor mensponsori kirab satu negeri. Kirab yang dimaksudkan untuk meneguhkan kembali semangat berbangsa bernegara yang di dalamnya berdiam beragam kelompok masyarakat, agama, suku dan kepercayaan. ”Keberagaman ini adalah sebuah keniscayaan yang harus diterima sebagai sebuah realitas. Ia harus dipelihara sebagai sebuah modal dan kekuatan bangsa. Bukan sebaliknya,” ungkap Ketua GP Ansor Sulawesi Tengah Alamsyah Palenga, saat menggelar keterangan pers di Sekretariat AJI Palu Rabu 19 September 2018.
Menurut Alamsyah, kirab satu negeri bertema ”kita ini sama”, adalah peneguhan kembali semangat berbangsa di tengah menguatnya narasi politik identitas sejak dua tahun terakhir. Sejak pilkada Jakarta dan momentum politik di tanah air, intoleransi cenderung menguat di tengah masyarakat. ”Kami mencegah hal itu jangan terjadi,” tekannya. Ansor melihat kemunculan kelompok-kelompok ini sebagai sesuatu yang wajar di negeri demokrasi. Namun selain kelompok-kelompok ini, sebenarnya masih banyak kelompok mayoritas yang diam (silent majority) yang sebenarnya sejalan dan senapas dengan narasi islam moderat.
”Kirab satu negeri ini salah satunya adalah merayakan kemenangan Islam moderat itu,” katanya menambahkan. Kirab satu negeri terbagi dalam 5 zona. Zona Sabang meliputi Sumatera. Kemudian zona Nunukan di Kalimantan disusul zona Rote terdiri Pulau Jawa, Bali dan NTT serta zona Sulawesi di mana Sulawesi Tengah termasuk di dalamnya. Untuk Sulawesi Tengah akan melakukan road show di sejumlah kota dan kabupaten di daerah ini. (kia/palu ekspres)






