Rabu, 30 September 2026
Daerah  

Ketua PKK Parimo Sangat Kecewa Tiga Kecamatan Tak Ikut di Lomba Cipta Menu

PALU EKSPRES, PARIGI– Pengurus PKK Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar Rapat Konsultasi (Rakon) tingkat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) tahun 2018, berlangsung di lantai II Kantor Bupati Parimo, Ahad (2/11/18) malam.

Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong sebagai leading sector pembangunan yang bekerja dari bawah untuk melaksanakan sepuluh Program PKK demi kesinambungan pembangunan.

Diketahui Rakon PKK tersebut diikuti oleh 161 orang peserta PKK se Kabupaten Parimo, yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, Kelompok Kerja (Pokja) I, Pokja II, Pokja III serta Pokja IV.

Ketua PKK Kabupaten Parigi Moutong Noor Wachida Prihartini S. Tombolotutu mengatakan, PKK dalam melaksanakan program kegiatan lebih memprioritaskan bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.

“PKK harus proaktif, semua harus bisa dilakukan PKK dan bisa menggunakan dana desa,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk tahun depan, kelurahan mendapatkan dana PKK. Menurutnya, sudah ada peran PKK yang nampak programnya, salah satunya di Desa Siendeng yang telah membuat jamban yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Kelurahan tidak dianaktirikan lagi, Insya Allah tahun 2019 sudah bisa bernapas lega,” ujarnya.
“Kita apresiasi Desa Siendeng yang telah melakukan program nyata di lapangan,” tambahnya.

Ketua PKK Parimo pada kesempatan tersebut sempat menyentil tiga kecamatan yang tak ikut lomba cipta menu tahun ini. Sehingga, ia mengaku kecewa dengan absennya tiga Kecamatan tersebut.
“Saya kecewa tiga Kecamatan yang tidak ikut lomba cipta menu, padahal anggaranya ada dari desa dan kecamatan yang melaksanakan, dan ini kita sepakati ke depan harus ada sanksinya yaitu pengurangan anggaran bagi PKK Kecamatan yang tidak berpartisipasi dalam kegiatan program PKK,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, Ardi Kadir mewakili Bupati dalam sambutannya mengatakan, ia mengapresiasi kepada seluruh pengurus PKK yang telah menyelenggarakan rapat konsultasi tersebut.

Sehingga harapannya, gerakan PKK dapat dilakukan demi kesinambungan pemerintahan dan menuju terwudnya kesejahteraan keluarga.

“Saya harapkan PKK menjadi motor penggerak serta pengayom permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Ia juga mengimbau kepada peserta Rakon untuk mengikuti kegiatan rakon dengan sebaik mungkin.

(asw/palu ekspres).

 

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.