Minggu, 9 Agustus 2026

Neraca Perdagangan RI Oktober 2018 Defisit USD 2,05 Miliar

PALU EKSPRES, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia kembali mengalami defisit sebesar USD 2,05 miliar pada
November 2018. Angka itu naik dibanding bulan sebelumnya yang  tercatat sebesar USD 1,82 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, defisit itu disumbang oleh sektor
migas sebesar USD 1,5 miliar dan non migas sebesar USD 583 juta.

“Terjadi penurunan yang dikontribusikan oleh defisit migas sebesar
USD 1,5 miliar,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS,
Jakarta, Senin (17/12/2018).

Secara kumulatif, lanjut Suhariyanto, neraca perdagangan Indonesia
defisit sebesar USD 7,52 miliar. Defisit migas masih menjadi
penyumbang terbesar.

Sepanjang Januari-November untuk sektor migas tercatat terjadi
defisit sebesar USD 12,1 miliar dan non migas sebesar USD 4,6 miliar.

Ke depannya, Suhariyanto berharap defisit neraca perdagangan bisa
dikendalikan. Hal ini dilakukan agar defisit transaksi berjalan tidak
melebar di atas 3 persen.

“Upaya kita dalam menggenjot ekspor dan mengurangi impor diharapkan
bisa terwujud. Hal ini agar neraca perdagangan bisa surplus,”
tandasnya.

(hap/JPC)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital