Minggu, 9 Agustus 2026

Ketua KPU Curhat Diserang Netizen di Medsos

PALU EKSPRES, JAKARTA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman buka-bukaan dirinya dan lembaga yang ia pimpin diserang di media sosial dengan tuduhan macam-macam. Misalnya seperti, pengurangan panelis dalam debat capres-cawapres untuk Pilpres 2019, yakni mantan Komisioner KPK Bambang Widjojanto dan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Adnan Topan Husodo.

Padahal KPU mengambil keputusan tersebut berdasarkan kesepakatan antara tim kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Jadi jangan kemudian dituduh macam-macam. KPU disangka berpikiran macam-macam ada beberapa tweet yang sudah menyerang secara pribadi pada saya. Jadi jangan sampai digulirkan isu negatif terus menerus,” ujar Arief Budiman di Kantor KPU, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Kemudian Arief menjelaskan tentang penyampaian visi dan misi. KPU menegaskan tidak membatalkan adanya penyampaian visi misi. Melainkan hanya tidak memberikan fasilitasnya. Jadi tempat dan waktunya masing-masing ditentukan oleh pasangan calon.

“Bahkan ada yang lebih kejam lagi bilang bahwa penyampaian visi misi di lima kali debat itu dibatalkan,” katanya mengeluh.

?Selanjutnya mengenai penyampaian kisi-kisi pertanyaan dalam debat capres-cawapres, KPU memutuskan tidak sendiri. Melainkan adanya masukan dari masing-masing tim kampanye Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Intinya pesan-pesan penting adalah kami tidak ingin ada paslon yang dipermalukan atau diserang persoalan atau pertanyaan yang sangat teknis dan substantif,” ungkapnya.

Karena KPU dan juga tim kampanye dua pasangan capres-cawapres harus dijaga, dalam debat nanti jangan ada saling menjatuhkan hanya karena persoalan pertanyaan yang sangat teknis.

“Kami ingin martabat paslon ini harus dijaga, karena pengalaman di banyak tempat ditanya sangat teknis tapi tujuannya untuk menjatuhkan,” pungkasnya.

(gun/jpc)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital