Sabtu, 8 Agustus 2026

KPU Berniat Baik, Cuma Miskin Komunikasi

PALU EKSPRES, JAKARTA – Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner Emrus Sihombing menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) sama sekali bukan membocorkan pertanyaan debat untuk calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Namun, ujar Emrus, KPU hanya memberitahu pertanyaan kepada dua pasangan calon (paslon) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ermus menjelaskan membocorkan artinya semua atau sebagian pertanyaan diberikan hanya kepada salah satu paslon tertentu. Sedangkan ke paslon lain tidak diberikan.

Sedangkan memberitahu artinya semua pertanyaan atau sebagian disampaikan kepada kedua calon peserta pilpres tanpa kecuali. “Menurut saya, KPU sama sekali bukan membocorkan, tapi memberitahu pertanyaan kepada dua paslon pilpres,” kata Emrus, Senin (7/1/2019).

Menurut Emrus, debat antarpaslon pilpres bukan menguji para kandidat. Namun, lanjut dia, agar kandidat mempersiapkan fakta, data, bukti, argumentasi yang berbasis rasionalitas yang disampaikan dalam acara debat. Sehingga rakyat menjadi cerdas menentukan satu pilihan yang paling tepat dari sudut pandang pemilik hak suara dari dua kandidat paslon pilpres.

“Karena itu, menurut saya, apa yang dilakukan oleh KPU sebagai terobosan baru yang baik,” katanya.

Hanya saja yang disayangkan, sejatinya KPU sudah merencanakan itu dan menyampaikan kepada publik bahwa mereka membuat sejumlah pertanyaan yang akan disampaikan kepada kedua paslon pilpres misalnya sebulan sebelum berlangsung acara debat.

“Ini kali kedua KPU membuat keputusan yang secara substantif bagus, namun menimbulkan polemik. Sebelumnya KPU membuat peraturan melarang terpidana korupsi tidak boleh mengikuti kontestasi pileg yang akhirnya dibatalkan oleh MA (Mahkamah Agung),” katanya.
Karena itu, Emrus berpendapat, KPU masih “miskin” pengelolaan atau manajemen komunikasi. Ini harus segera diperbaiki di KPU. Jika tidak, kebijakan-kebijakan KPU ke depan berpotensi menimbulkan polemik yang seharusnya tidak perlu terjadi bila mana manajemen komunikasi dilakukan dengan sangat baik dan profesional.

(boy/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital