Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Dinilai Diskriminatif, KPU Bangkep Disidang DKPP

PALU EKSPRES, PALU– Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menggelar sidang perdana aduan  pelanggaran kode etik yang dilakukan Komisioner KPU Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) , Senin 21 Januari 2019 di Kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dalam perkara ini KPU diadukan oleh Bawaslu Kabupaten Bangkep karena dinilai diskriminatif memperlakukan partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2019.

Dalam pokok aduannya, Bawaslu menyebut KPU tidak berlaku adil pada saat melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) tentang laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK) pada 18 Oktober 2018. Sebab KPU tidak mengundang enam Parpol untuk ikut Rakor tersebut. Sementara belum ada penetapan dari KPU RI bahwa enam Parpol tersebut dibatalkan sebagai peserta Pemilu.

Atas fakta tersebut, pengadu dalam hal ini Bawaslu Bangkep memutuskan untuk meninggalkan kegiatan Rakor yang hanya dihadiri delapan Parpol. Yakni, Golkar, Demokrat, PAN, PDIP, PBB, Nasdem, Perindo, dan Berkarya.

Bawaslu mengaitkan sikap KPU sebagai bentuk pelanggaran azas keadilan serta  sumpah dan janji untuk berlaku adil terhadap seluruh Parpol. Sebagaimana amanat pasal 2 Undang-undang (UU) tentang Pemilu.

Majelis sidang pemeriksaan pokok aduan diketuai pimpinan DKPP RI Muhammad. Serta tim pemeriksa daerah yang terdiri dari Ketua Bawaslu Sulteng, Ruslan Husen, Komisioner KPU Sulteng serta Perwakilan DKPP Sulteng, Aminuddin Kasim.

Muhammad dalam kesempatan itu menjelaskan, aduan tersebut telah di verifikasi untuk selanjutnya melaksanakan sidang pemeriksaan kode etik. Aduan ini merupakan aduan ketiga dari Sulteng awal tahun 2019.

“Ini sesungguhnya ‘warning’ bagi penyelenggara Pemilu di Sulteng. Apalagi pengadunya adalah Bawaslu. Ini memprihatinkan,”kata Muhammad membuka sidang.

Dia menjelaskan, apabila terbukti ada pelanggaran kode etik, maka akan ada penilaian mengenai drajad sanskinya. Mulai dari peringatan, pemberhentian sementara hingga pemberhentian tetap.

“Dan ini akan menjadi dosa sosial bagi penyelenggara bersangkutan dimasa mendatang. Karena jika putusannya hingga pemberhentian tetap maka dia tidak bisa lagi jadi penyelenggara,”jelasnya.

Muhammad dalam sidang tersebut meminta para teradu untuk memberikan keterangan secara jujur dan sesuai fakta. Sehingga majelis nantinya dapat memberikan pertimbangan dalam rangka mengembalikan nama baik penyelenggara.

“Jika tidak jujur dan sesuai fakta, maka kami akan semakin bersemangat untuk menemukan pelanggaran kode etiknya,”demikian Muhammad.

Aduan Bawaslu Bangkep teregister dengan nomor aduan 350/I-P/L-DKPP/2018. Para teradu seluruhnya Ketua dan komisioner KPU Bangkep.

Dihari yang sama DKPP RI juga menggelar sidang pemeriksaan aduan dengan nomor Registrasi : 9/DKPP-PKE-VII/2019. Dalam aduan ini, Ketua Panwas Kecamatan Bulangi Kabupaten Bangkep, Rusman  Samiden diadukan oleh Supriatmo dan Jefrianto terkait permintaan sejumlah uang pada panitia pemilihan kecamatan (PPK) serta tidak membayar honor salahsatu staf Panwascam Bulangi.

(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital