Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Pemuda Harus Melek Kependudukan

PALU EKSPRES, PALU – Keberadaan pemuda sebagai bagian dari unsur lingkungan kemasyarakatan, dinilai harus turut memiliki kesadaran tentang hal-hal yang berkaitan dengan kependudukan.

Menurut Plh. Kepala Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulteng, Irwati, salah satu ciri remaja atau pemuda yang berkualitas adalah melek kependudukan. Yakni pemuda yang paham tentang penduduk dan seluk beluknya, serta yang memahami hubungan mutualisme antara penduduk dengan lingkungannya.

Hal ini disampaikannya, saat membawakan sambutan mewakili Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Tenny C. Soriton, pada pertemuan peningkatan kompetensi bagi pemuda dan remaja peduli kependudukan, di Kantor Perwakilan BKKBN Sulteng, Rabu 30 Januari 2019.

“Pemuda harus paham hubungan pendudukan dengan ketersediaan pangan, sumber energi, lapangan kerja, kesehatan serta pendidikan. Kemudian paham juga tentang konsekuensi dari jumlah penduduk yang besar, laju pertumbuhan penduduk yang tinggi dan sebagainya,” jelas Irwati.

Ia menerangkan, saat ini Indonesia memasuki fenomena bonus demografi, yakni hasil dari upaya menurunkan angka kelahiran melalui program keluarga berencana. Jika kondisi bunos demografi tersebut dapat dioptimalkan, maka akan dapat memacu pertumbuhan ekonomi.

Sementara menurutnya fakta yang ada saat ini, masih banyak daerah yang tidak menjadikan prioritas program kependudukan, terutama daerah dengan jumlah penduduk yang masih jarang atau memiliki PAD rendah. Disebutkannya, dengan banyaknya jumlah penduduk, secara otomatis menimbulkan persaingan memperebutkan kesempatan kerja, mengenyam pendidikan, pelayanan kesehatan maupun sumber daya alam yang jumlahnya semakin terbatas.

“Terlebih dengan adanya revolusi industri 4.0, diperkirakan mesin dan robot akan mengambil alih sekitar 800 juta lapangan pekerjaan di seluruh dunia pada tahun 2030. Olehnya penyiapan SDM sejak dini perlu dilakukan. Tentu saja kita semua tidak ingin berbagai hal buruk menimpa kita. Maka marilah kita menjadi remaja dan pemuda yang melek sekaligus sadar kependudukan,” tuturnya di hadapan peserta pertemuan.

Pada pertemuan tersebut turut dihadirkan sejumlah pemateri, yakni Ketua Koalisi Kependudukan Sulteng, Prof. Chairil Anwar, dan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Sulteng, La Ode Dia. Pertemuan tersebut diikuti oleh sejumlah pemuda yang merupakan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di Palu.

(abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital