Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Koordinasi Jadi Kunci Keberhasilan Distribusi Logistik Pascabencana

PALU EKSPRES, PALU – Pascabencana alam gempa bumi, tsunami dan likuefaksi yang melanda beberapa daerah di Provinsi Sulteng, berbagai pihak mulai dari instansi pemerintah hingga swasta atau Non-Government Organization (NGO) baik dalam negeri maupun mancanegara, secara masif memberikan bantuan bagi upaya pemulihan masyarakat terdampak.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng, H. Ridwan Mumu menyebutkan, selama masa tanggap darurat pertama dan kedua, serta masa transisi darurat pascabencana di Sulteng, banyak sekali bantuan logistik yang diterima untuk upaya pemulihan, baik yang diterima langsung melalui Pemda, maupun melalui lembaga-lembaga kemanusiaan yang turut membantu penanganan kebencanaan.

Hal ini disampaikannya, saat mewakili Gubernur Sulteng, H. Longki Djanggola, pada Lokakarya Pembelajaran Distribusi Logistik Penanganan Masyarakat Terdampak Pascabencana di Sulteng, yang digelar Humanitarian Forum Indonesia (HFI) yang didukung salah satu anggotanya yakni Wahana Visi Indonesia (WVI), di aula Rektorat Universitas Muhammadiyah Palu, Kamis 21 Februari 2019.

Masifnya bantuan logistik tersebut, kata Ridwan, membutuhkan koordinasi yang baik terkait pendistribusiannya kepada masyarakat terdampak, khususnya di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong.
“Koordinasi mutlak menjadi kata kunci penentu keberhasilan distribusi bantuan kemanusiaan, mengingat pada saat bersamaan kita dihadapi segala keterbatasan akses komunikasi, konektivitas, dan transportasi,” kata Ridwan, membacakan sambutan Gubernur.

Pada kesempatan tersebut, Ridwan juga menyampaikan harapan Gubernur, melalui Lokakarya Pembelajaran Distribusi Logistik yang digelar HFI tersebut, diharapkan dapat menambah sejumlah informasi di antara para peserta yang terdiri dari beberapa lembaga pemerintah mulai dari tingkat pusat seperti BNPS, Kemensos, Kemen-PUPR, Kemendikbud, KPPPA dan Kemenkes hingga tingkat pemerintah Pemerintah Daerah, lembaga-lembaga kemanusiaan, serta perwakilan klaster-klaster, terkait metode pendistribusian logistik pascabencana yang lebih efektif dan efisien.
“Saya berharap semua pihak dapat terbuka. Dengan begitu, semoga hasil lokakarya ini dapat memperkaya dokumentasi kegiatan penanggulangan bencana di Indonesia, utamanya bagi Provinsi Sulteng,“ pungkasnya.

(abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital