Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Gaji Anggota Dewan Lebih Besar dari Gubernur

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng H Longki Djanggola selaku Ketua umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI)  mewakili gubernur se Indonesia curhat kondisi gaji gubernur yang jauh lebih kecil daripada gaji anggota DPRD.

Pemberian gaji bagi kepala daerah tersebut kebetulan termasuk salahsatu rekomendasi APPSI.

“Beberapa waktu lalu kami juga menyampaikan rekomendasi tentang perlunya pemberian gaji kepada Kepala Daerah, khususnya Gubernur yang sesuai dengan beban tugas dan tanggung jawabnya yang sangat besar, baik dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan maupun dalam mengelola anggaran di daerah,” ungkap Longki.

Sebagai Gubernur dari provinsi yang PAD dan APBD tidak terlalu besar namun gaji anggota DPRD di beberapa daerah saat ini lebih besar dari kepala daerah plus biaya transportasi, perumahan serta biaya lain.

“Jujur saja saya dari provinsi dengan PAD dan APBD yang tidak terlalu besar tetapi gaji anggota DPRD sekarang di beberapa daerah lebih tinggi dari gaji kepala daerah masih ditambah dengan biaya transportasi, perumahan dan lain-lain. Terus kami kapan?” Kata Longki.

Itulah mengapa kata Gubernur Sulteng APPSI menyuarakan hal tersebut karena menurut Longki kerja kepala daerah baik Gubernur maupun Bupati-Walikota tidaklah gampang.

“Jangan kita menganggap kalau Gubernur, Bupati dan Walikota itu gampang, akhirnya sekarang kita lihat banyak Kepala Daerah yang OTT, sekarang tanpa ada bukti uang pun kita bisa OTT. Ini kami suarakan supaya Pemerintah Pusat juga tahu gaji kami kecil, ada memang tambahan biaya operasional tapi semua itu harus ada kuitansi, harus ada pertanggungjawaban dan sebagainya, salah-salah kita mendisposisi penggunaannya kita bisa masuk penjara,” tandas Ketua umum APPSI.

(humas/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital