Senin, 10 Agustus 2026

Gubernur: Kalau Tidak Mau Tutup Saja

Gubernur Sulteng, H. Longki Djanggola

Semua Objek Wisata di Sulteng Hentikan Ekslusivitas 

PE – Sikap eksklusif yang ditunjukan sejumlah pengelola Pariwisata di Sulteng membuat Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola geram. Bentuk ekslusifitas itu, yaitu mereka hanya menerima turis mancanegara dan menolak wisatawan domestik dan lokal untuk masuk di arena tersebut. Bahkan Longki pun sempat ditolak di objek wisata “Prince John Resort” yang terletak di Tanjung Karang.

“Saya tidak setuju itu. Mereka tidak boleh menerapkan aturannya sendiri. Ini bukan negara dalam negara,” tegas Gubernur di hadapan sejumlah tokoh pariwisata, akademisi Untad, anggota DPRD dan dinas Pariwisata Sulteng di ruang kerja gubernur, Senin 21 November 2016.

Longki meminta Kepala Dinas Pariwisata Sulteng Hj Norma Mardjanu, untuk memberi peringatan kepada pengelola Pariwisata Tanjung Karang itu agar membuka lokasi wisatanya untuk semua kalangan wisatawan lokal dan manca negara. “Peringati dia, untuk ikut peraturan daerah. Kalau tidak, suruh tutup saja. Pasti ada pengelola lain yang bisa mengelola tempat itu,” tandas Longki.

Pada kesempatan itu Longki juga menyampaikan keyakinannya terhadap pengelolaan wisata di Sulteng. Menurut dia, provinsi ini memiliki potensi wisata bahari yang sangat indah. Bahkan beberapa telah dikenal di mancanegara, misalnya Pulau Togean di Kabupaten Tojo Unauna. Sayangnya, kata dia, Sulteng belum banyak memperoleh pendapatan dari wisata Pulau itu.

“Turis-turis itu yang membawa visa masuk melalui Gorontalo, yang rugi kita,” ujarnya sambil tersenyum miris.
Namun, kini Longki percaya diri untuk terus mempromosikan kekayaan wisata di Sulteng ini karena beberapa fasilitas sudah tersedia.

“Tahun depan (2017) semua bandara yang ada di Sulteng sudah beroperasi,” ujarnya. Maka kata dia, tak ada alasan lagi untuk pihak Pariwisata beralasan tak bisa menjual wisata di Sulteng.

Apalagi direncanakan Sulteng akan menggelar Celebes Tour yaitu tour dengan bersepeda mengelilingi sejumlah kabupaten di Sulteng, seperti Tour Singkarak, di Sumatera Barat. Kesempatan ini kata dia harus dimanfaatkan oleh seluruh kabupaten di Sulteng untuk mempromosikan wisatanya masing-masing.

“Jadi, tidak hanya dikerjakan oleh provinsi tetapi masing-masing kabupaten juga menyiapkan diri untuk menjadi tuan rumah pada gelaran ini,” tandasnya.

Dia berharap lewat tour itu nanti kesempatan untuk wisata Sulteng mempromosikan pesona laut selain Togean, Tanjung Karang. “Kita punya Pulau Tomori yang seperti Raja Ampat di Papua, coba kita promosikan ini,” harapnya. (aaa)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization