PALU EKSPRES, PALU – Pelaksanaan geladi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) selama dua hari pada 18-19 Maret 2019 betul-betul dimanfaatkan SMP Negeri 17 Palu, untuk terus melatih para siswanya agar semakin mantap menghadapi ujian akhir tersebut nantinya.
Kepala SMPN 17 Palu, Kalsum Lawira menyebutkan, meskipun penyelenggaraan geladi tersebut merupakan tahapan simulasi terakhir berdasarkan jadwal nasional, namun pihaknya masih berencana akan terus memaksimalkan persiapan para siswa untuk menghadapi UNBK.
“Meski offline, kita akan terus melatih siswa-siswi,” kata Kalsum, saat dihubungi, Senin 18 Maret 2019.
Terkait hal ini, ia mengungkapkan telah menyiapkan operator yang siap membantu memantau jika terjadi masalah pada jaringan internet pendukung pelaksanaan ujian.
Memang, pada pelaksanaan geladi ketiga UNBK di hari pertama, SMPN 17 sempat mengalami kendala gangguan jaringan internet. Namun menurut Kalsum hal itu langsung cepat tertangani.
“Alhamdulillah berjalan lancar, cuma tadi jaringan sedikit lalod (lambat loading-red),” imbuhnya.
Pemantapan persiapan pelaksanaan UNBK, lanjut Kalsum, juga telah dilakukan SMPN 17 Palu sejak pekan lalu dengan melakukan sinkronisasi jaringan internet dengan seluruh unit komputer yang tersedia. Pada UNBK tahun ini, SMPN 17 Palu akan mengikutkan sebanyak 181 orang siswa kelas IX, yang akan terbagi dalam tiga sesi ujian.
Kalsum berharap, pada pelaksanaan UNBK nantinya tidak ada kendala yang dihadapi, termasuk aliran listrik yang diantisipasi dengan menyediakan mesin genset.
“Komputer yang ada mencukupi dan dipastikan semuanya dalam kondisi bagus. Harapan kami tidak ada gangguan pada pelaksanaannya nanti, dan siswa kami bisa lulus dengan nilai yang memuaskan,” tandasnya.
(abr/palu ekspres)






