Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Perdagangan Hewan Ilegal adalah Kejahatan Serius

PALU EKSPRES, PALU – Sejumlah mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tadulako (Untad) serta beberapa mahasiswa dari kampus lainnya, diberi pengetahuan tambahan tentang perdagangan hewan ilegal (illegal wildlife trade), pada kuliah tamu yang menghadirkan Adviser for Green Economy Adviser for Green Economy Forest and Climate Change Programme (FORCLIME), Jan William Burrows, di ruang Senat Faperta Untad, Rabu 8 Mei 2019.

Dalam pemaparannya, Burrows menyebutkan bahwa saat ini perkiraan jumlah perdagangan hewan liar ilegal di dunia tidak dapat diprediksi. Ia mencontohkan hal tersebut seperti pola gunung es, yakni kejadian sebenarnya jauh lebih besar dibanding yang terlihat, karena menurutnya saat ini kebanyakan perdagangan ilegal tersebut berlaku underground atau sulit dideteksi.
“Perdagangan hewan liar ilegal akan terus berlangsung selama ada permintaan terhadap itu,” ujarnya.

Menurut Burrows saat ini perdagangan hewan liar belum dipandang sebagai kejahatan yang serius. Padahal ia menegaskan, para mafia perdagangan hewan liar ilegal harus diberikan hukuman yang berat untuk dijadikan contoh bagi masyarakat luas.
Sehingga dapat mencegah kepunahan berbagai spesies liar yang salah satunya akibat maraknya perburuan. Ia mencontohkan beberapa spesies besar saat ini sedang berada di ambang kepunahan akibat hal itu, seperti harimau, gajah, badak dan siamang.
“Beberapa aksi serius yang nyata dibutuhkan untuk mengatasi kejahatan ini. Kasus Nguyen Mau Chien, sebagai bos mafia perdagangan hewan ilegal di Vietnam yang pertama kali masuk pengadilan, dapat menjadi contoh,” tutur Burrows.

Pada kesempatan tersebut Burrows juga mengajak para Mahasiswa yang hadir, untuk turut bergerak mencegah dan melawan praktik perdagangan hewan ilegal.
“Beritahu kepada teman-teman serta keluarga kalian di rumah, apa yang kalian dapatkan di sini,” kata Burrows di hadapan para peserta kuliah tamu tersebut.

(abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital