Sabtu, 19 September 2026
Daerah  

Hidayat Lamakarate: Saya Mengajukan Diri menjadi Pelayan Masyarakat

IMG-20190519-WA0001

PALU EKSPRES, PALU – Nama sejumlah politisi dan birokrat yang akan ambil bagian pada suksesi Gubernur Sulawesi Tengah pasca Longki Djanggola mulai mencuat. Rata-rata adalah tokoh yang tingkat popularitasnya cukup tinggi. Sebutlah misalnya, Ahmad Hi. Ali, Sigit Purnomo Said, Arus Abdul Karim atau Nurnawati Bantilan.

Adapun Mohammad Hidayat Lamakarate, Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng kini, disebut-sebut sebagai sosok yang digadang-gadang Longki akan memimpin daerah ini pasca dirinya.

Pelantikannya sebagai Sekda Provinsi Sulteng, Jumat, 11 Agustus 2017 lalu dibaca sebagai strategi Longki menyiapkan estafet kepemimpinan. Itu setelah namanya ditolak oleh DPRD Sulteng mejadi salah seorang bakal Calon Wagub Sulteng.

Dari pohon keluarga, Hidayat tergolong unik. Memiliki keluarga besar di Sigi dan Lembah Palu pada umumnya dari garis ayah Baso Lamakarate. Lalu memiliki rumpun keluarga besar Tandjubulu di Ampana, Tojo Unauna dan sekitarnya. Bahkan memiliki kekerabatan kuat dengan sejumlah pemukim asli di Parigi Moutong melalui garis perkawinan keluarga.

Hidayat lahir di Palu, 8 Oktober 1970. Menjalani pendidikan SD hingga SMA di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Setamat SMA Negeri 2 Palu ia melanjutkan sekolahnya di Akademi Pemerintahann Dalam Negeri, Makassar, Sulawesi Selatan. Lalu kemudian melanjutkan ke Jurusan Politik, Institut Ilmu Pemerintahan Jakarta. Magister Sosiologinya didapat dari Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat.

Sebagai birokrat, karirnya termasuk cemerlang. Pada 2003-2006, ia menjadi Camat Palu Timur. Lalu menjadi Kepala Bagian Kepegawaian Kota Palu pada 2006-2007. Pada 2007-2009, ia dipercaya menjadi Kepala Bidang Pengembangan Karir Badan Kepegawaian Daerah Kota Palu. Pada 2009-2010, ia menjadi Sekretaris DPRD Kota Palu. Ia juga pernah menjadi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Palu pada 2010-2012.

Karirnya kemudian melesat ke Provinsi. Gubernur Sulteng Longki Djanggola memanggilnya menjadi Kepala BKD Provinsi Sulteng pada 2012. Dengan pertimbangan kecakapan dan kemampuannya, pada 22 April 2013, Longki kemudian memerintahkan Hidayat menjadi Penjabat Bupati Banggai Laut hingga daerah otonomi baru pecahan dari Banggai Kepulauan itu memilih Bupati defenitifnya.

Soal urusan menjadi penjabat kepala daerah, rupanya Gubernur Longki tidak punya pilihan lain saat Kota Palu menghelat Pemilihan umum kepala daerah. Pada 2015, ia ditunjuk menjadi Penjabat Walikota Palu.

Soal karirnya hingga pencalonannya sebagai Wakil Gubernur Sulteng yang batal kemudian menjadi Sekdaprov, Hidayat berujar singkat, “ini sudah jalan Tuhan. Takdir Tuhan. Sebagai manusia biasa, saya tinggal menjalaninya.”

Hidayat dianggap cemerlang dan membumi. Saat berada di Banggai Laut, November 2015, saya bertemu dengan tukang ojek sepeda motor yang menyayangkan Hidayat tidak mau mencalonkan diri sebagai Bupati Banggai Laut.

“Kalau dia mencalonkan diri, pasti menang,” kata tukang ojek itu. Sayang, saya lupa menanyakan namanya.

Birokrat penyuka olahraga diving ini, juga sangat suka pada tanaman. Saat menjadi Penjabat Bupati Banggai Laut, ia menata alun-alun kota menjadi ruang terbuka hijau yang saat ini dinikmati oleh warga setempat. Saat menjadi Penjabat Walikota Palu, Taman Vatulemo yang lama tak diperhatikan kembali ditatanya.

Saat ia ditanya kesiapannya menjadi salah seorang bakal Cagub Sulteng, Hidayat mengatakan, “bila masyarakat memberi amanah, saya akan memberanikan diri untuk maju.”

Peraih gelar Doktor dalam Ilmu Sosial Bidang Kajian Utama Administrasi Publik dari Universitas Tadulako ini, menyampaikan pula terima kasihnya pada masyarakat yang memercayakan dan mendukung dirinya untuk maju.

Dia pun mengakui, keberanian dan kebesaran hatinya untuk maju tentu berkat dorongan moral dari Longki yang sudah dianggapnya sebagai orang tua.

Tapi, Hidayat sudah lebih dulu menegaskan, “saya pribadi memberanikan diri untuk maju bertarung sebagai Cagub Sulteng, bukan karena kepentingan pribadi ataupun ambisi kekuasaan semata. Tetapi, saya mengajukan diri untuk menjadi pelayan masyarakat.”

Bila tiada aral melintang Pemilihan Gubernur Sulteng akan digelar pada 2020. Sekarang, kita tunggu saja, siapa saja yang bakalan unjuk diri untuk maju. Sejauh ini baru Hidayat Lamakarate dan Ahmad Hi. Ali yang terlihat menyiapkan diri. (jgb)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam