Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Warga Balaroa Gugat BNPB

Kepala Pelaksana BPBD Palu, Fresly Tampubolon . Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) digugat warga terdampak bencana di Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Palu tersebut berkaitan dengan terjadinya penggusuran lahan dan bangunan yang terjadi pada Oktober 2018.

Selain BNPB, warga juga mengajukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah sebagai tergugat 2 dan BPBD Kota Palu sebagai tergugat 3. Dalam waktu dekat para tergugat dijadwalkan menghadiri sidang perdana mengenai gugatan tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Palu, Fresly Tampubolon mengaku, masih akan mempejari materi gugatan tersebut. Pasalnya penggusuran itu bukan dilakukan oleh Pemkot Palu dalam hal ini BPBD melainkan oleh satuan tugas (Satgas) Yonzipur TNI yang tergabung dalam komando tugas gabungan terpadu (Kogasgabpad).

“Kami harus melihat tahapannya.  Bahwa status tanggap darurat kita adalah darurat provinsi. Artinya semua komando dan sistem asalnya dari pemerintah provinsi,”jelas Fresly, Rabu 12 Juni 2019 di kantornya.

Mengingat juga kata dia peraturan kepala (Perka) BNPB nomor 10 tentang pembentukan pos tanggap darurat. Dalam hal ini posko tingkat kabupaten/ kota adalah posko pendukung. Artinya semua keputusan ada di provinsi.

Menurutnya yang melaksanakan penggusuran saat itu sebenarnya bukan dari kamando pemerintah kota dalam hal ini BPBD Palu. Melainkan Kogasgabpad yang notabene perintah langsung dari pusat.

“Kami tidak punya wewenang memerintah atau melakukan komando pelaksanaan penanganan kebencanaan,”sebutnya.

Akan tetapi, Fresli berhemat, kemungkinan waktu penggusuran dilakukan untuk kepentingan penanganan atau evakuasi. Jika untuk kedaruratan apalagi masih dalam masa tanggap darurat,  dimungkinkan untuk melakukan tindakan force majour.

Dalam UU 24 tentang penangananan kedaruratan tindakan force majour dilakukan melalui ketentuan pusat kamando. Dalam hal ini tingkat provinsi dan dilaksanakan Kogasgabpad.

“Sebagai posko pendukung BPPD Palu tidak berwenang untuk komando. Saat itu kami tidak pahami bagaimana langkah provinsi dan Kogasgabpad dalam melaksanakan penanganan kebencanaan,”urainya.

Fresly pun mengaku tidak mengetahui secara detail mengenai lokasi penggusuran sebagaimana gugatan warga. Namun materi gugatan warga disebutkan terjadi kerugian material atas penggusuran tersebut.

“Kami hanya mendapat pemberitahuan dari pengadilan untuk menghadiri sidang gugatan warga. Namun apapun itu kami taat hukum dan siap menghadiri sidang,”aku Fresly.

Pihaknya juga akan segera mengonsultasikan gugatan tersebut kepada wali kota.

“Gugatan ini masih harus dipelajari dulu. Untuk mencari landasan hukum yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota. Kami akan konsultasi dengan pimpinan,”demikian Fresly. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital