Minggu, 9 Agustus 2026

Susul Bali United, Tiga Klub Ini Bakal Lepas Sahamnya di Pasar Modal

PALU EKSPRES, JAKARTA– Kehadiran perdana klub Bali Bersatu yang dimiliki PT Bali Bintang Sejahtera Tbk di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (17/6/2019) telah memantik klub-klub ternama Indonesia lainnya untuk ikut serta. Lebih, tiga klub sepakbola yang telah disetujui tertarik melepas saham di pasar modal.

Ketiga klub tersebut adalah Persija, Persib, dan Arema Indonesia. Namun, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna Setia mengatakan ada yang meminta klub Arema Indonesia terlebih dahulu yang akan berkunjung ke Bali United. Sementara itu untuk Persija dan Persib, kata dia, akan diambil setelahnya.

“Persib dan Persija nanti setelah proses IPO (Penawaran Umum Perdana) ini selesai. Kan mereka mendapatkan pembelajaran. Nah dari situ kita akan masuk lagi kalau Arema sudah ketemu, ”kata Nyoman di Gedung BEI, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Ia mengatakan, BEI telah menghubungi pihak Arema Indonesia guna meminta undangan untuk ikut melantai di pasar modal beberapa waktu lalu. Tanggapan dari pihak Arema pun positif. Alhasil sejak sebelum liburan lebaran lalu, pihaknya telah bertemu dengan klub berjuluk Singo Edan tersebut.

“Intinya, Arema sudah kita dekati . Pada saat ketemu dengan mereka, mereka bisa mempertanyakan apakah ada klub sepakbola yang sudah ada dalam proses? Kami jawab ya sudah ada Bali United, ”katanya.

Sekarang, Nyoman menyatakan Arema tengah melakukan persiapan internal terlebih dahulu untuk menyiapkan berbagai keperluan yang disiapkan untuk melepas saham BEI. Targetnya, Arema Indonesia dapat mulai membuka penawaran umum perdana (IPO) pada tahun ini.

“Tahun ini sih kita pendekatan, tergantung dari pengurus dari mereka. Kita berikan kesempatan mereka untuk mencerna informasi. Setelah itu baru kita masuk ke Persin dan Persija, ”katanya.

Dengan bergabungnya klub sepakbola lain, pihaknya berharap industri sepakbola Indonesia dapat berkembang lebih maju. Pasalnya, klub sepakbola memiliki modal utama untuk pemasukan investasi. Terima kasih atas dukungan yang memiliki jumlah besar.

“Rasa memiliki mereka tinggi. Dengan meningkatkan reputasi perusahaan, meningkatkan kepercayaan rasa percaya diri dari penggemar. Engagementnya, penggemar ikut investasi. Sekarang penggemar bukan hanya penggemar, tetapi sudah jadi investor. Berapa pun banyaknya, ”pungkasnya.

(igm/jpc)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital