Rabu, 30 September 2026
Daerah  

Mengidap Penyakit Pembengkakan Perut, Ibu Paruh Baya Ini Butuh Bantuan Pengobatan

Ibu Masi dengan kondisi perutnya yang bengkak. Selain perut, kakinya juga sudah mulai bengkak. Foto: Niko/PE

PALU EKSPRES, SIGI – Sudah hampir dua tahun, Ibu Masi (56) bertahan dengan penyakit pembengkakan di bagian perutnya. Hingga saat ini, ibu yang tinggal di Dusun 2 Lempe, Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi itu, terus bertahan dengan kondisi kesehatan yang semakin hari semakin menurun.

Walaupun Ibu Masi yang bisa dikategorikan orang yang tidak mampu, namun pihak keluarganya tetap mengupayakan yang terbaik bagi kesembuhan ibu Masi. Upaya yang sudah dilakukan pihak keluarganya untuk menyembuhkan Ibu Masi, yaitu dengan pengobatan di puskesmas dan Rumah Sakit (RS). Akan tetapi pihak puskesmas maupun RS tidak sanggup menangani penyakit yang diderita Ibu Masi. Sehingga pihak keluarga disarankan oleh pihak RS, untuk bisa merujuk ibu Masi ke RS di Makassar untuk penanganan pelayanan kesehatannya.


Namun karena terbentur biaya, pihak keluarga sampai saat ini belum dapat membawa ibu Masi ke RS Makassar untuk ditangani secara medis. sehingga pihak keluarga saat ini hanya mengandalakan pengobatan tradisional atapun dukun kampung.
“Terakhir berobat di RS Anutapura sebelum gempa, dan kemudian ditindaklanjuti pemeriksaanya di Prodia. Hasil dari prodia menyebutkan Ibu Masi mengidap pembengkakan di perut, berupa cairan dan udara,” kata Ketua Karang Taruna Masavua Desa Loru, Herman, Senin 24 Juni 2019, saat mengantar media ini menjenguk kondisi Ibu Masi di rumahnya.

Sejak diketahui penyakit yang diderita Ibu Masi, lanjut kata Herman, pihak keluarga berusaha sekuat mungkin agar Ibu Masih bisa berobat ke RS di Makassar. Namun usaha itu sia-sia karena sekali lagi, pihak keluarga terbentur biaya.
“Kami dari Karang Taruna berupaya agar ibu Masi bisa tertangani. Olehnya kami berharap Pemda Kabupaten Sigi maupun pihak dermawan atau pihak lainnya dapat membantu Ibu Masi, berapapun itu jumlahnya, agar supaya Ibu Masi dapat segera tertangani dan bisa secepatnya sembuh dari penyakit yang diderintanya selama hampir dua tahun ini,” harap Herman.

Herman menambahkan, pascagempa lalu, pihak keluarga juga sudah memanfaatkan tenaga kesehatan yang datang membantu pemulihan warga yang terdampak bencana. Akan tetapi semuanya mengatakan untuk tindaklanjutnya, sebaiknya dikoordinasikan dengan Pemda setempat. Karena pemeriksaan atau pengobatannya harus ditangani RS yang memiliki dokter ahli dan RS yang memiliki fasilitas yang memadai di luar Sulteng.
“Jadi saat ini tidak hanya perutnya saja yang semakin membengkak, namun juga kaki ibu Masi juga mulai bengkak. Namun Walaupun saat ini kondisi Ibu Masi seperti itu, tetapi Ibu Masi tetap berkeyakinan bisa sembuh. Olehnya dia juga terus bersabar dan selalu kuat melawan penyakit yang sedang dideritanya, sambil berharap ada pihak atau orang yang bisa menolong untuk mengobati penyakitnya,” kata Herman. (mg4/palu ekspres)

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.