PALU EKSPRES, PARIGI– Polres Parigi Moutong melaksanakan apel
gelar pasukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada
Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2019 Parimo di
halaman Mapolres Parimo, Jumat 28 Juni 2019.
Dalam apel pengamanan TPS Pilkades di Parigi Moutong, Polres
Parimo menurunkan 210 personel yang disebar ke sejumlah TPS di 71
desa yang menggelar Pilkades serentak pada 29 Juni 2019.
Kapolres Parimo, AKBP Zulham Efendi Lubis dalam amanatnya
mengatakan Polres Parimo berserta jajarannya dan didukung
stakeholder TNI, Binmas, instansi terkait lainnya telah siap untuk
mensukseskan dan mengamankan proses Pilkades serentak di Kabupaten
Parigi Moutong. Pengamana tersebut terhadap segala kemungkinan
tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan kamtibmas.
Untuk mengantisipasi hal tersebut katanya, maka titik sasaran
pengamanan adalah, pertama terhadap orang, calon kades, maupun
penyelenggara Pilkades lainnya.
Kemudian, yang kedua kata dia, terhadap benda berupa kotak suara,
surat suara, peralatan atau barang yang di gunakan sebagai alat
penunjang yang digunakan pada Pilkades tahun 2019. Selain itu juga
tempat atau lokasi kantor desa dan objek vital lainnya.
Dia mengatakan, untuk menunjang pelaksanaan kegiatan Pilkades
tahun ini, Polres Parimo mengerahkan 210 personel untuk
mengamankan tahap pemungutan suara yang dilaksanakan di 71 desa di
21 Kecamatan se- Kabupaten Parigi Moutong.
Menurut dia, dengan mencermati beberapa pelaksanaan Pilkades di
daerah di tanah air, ada beberapa hal perbaikan dan penyempurnaan
yang akan diterapkan di Parimo. Diantaranya, pemilih yang sudah
meninggal dunia masih mendapatkan surat panggilan untuk memilih,
dan kampanye hitam.
“Dengan melihat hal itu, sekaku Kapolres saya meminta kepada para
panitia Pilkades dan kandidat yang berada di wilayah Parimo
beserta stakeholder lainnya untuk bersama-sama menjaga keamanan,
kelancaran dalam tahap pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Parigi
Moutong,” ungkapnya.
(asw/palu ekspres)






