Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Banggar DPRD Palu Akui Tak Membahas Anggaran Jembatan IV

Ilustrasi Foto Jembatan IV. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PALU– Mayoritas Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Palu mengaku tidak pernah terlibat untuk menyetujui anggaran pembayaran jembatan IV. Mereka pun mengaku menolak jika usulan itu masuk ke tingkat pembahasan Banggar.

Anggota Banggar yang tidak menyetujui antara lain, Thompa Yotokodi, Armin, dan Muchlis Yabi dari Fraksi Gerindra. Erfandi dan Hamsir dari Fraksi Hanura. Alimudin H Alibau dari Fraksi PKB. Sophian R Aswin dari Fraksi PDIP. Syamsu Alam dari Fraksi Restorasi Pembangunan.

Seluruhnya  mengaku kaget tiba-tiba Pemkot Palu melakukan pembayaran tanpa sepengetahuan mereka.
Padahal  dalam rapat Banggar draf usulan anggatan pembayaran tidak masuk dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada dinas Pekerjaan Umum Kota Palu.

Yang lebih mengejutkan mereka, diakui Thompa Yotokodi, bahwa Banggar DPRD Palu seolah olah telah memberikan persetujuan secara kolektif.

“Tidak ada kami tahu ini dianggarkan di DPA dinas PU. Dan kami memang selama rapat Banggar tidak pernah membahasnya,”ungkap Thompa Yotokodi, Senin 8 Juli 2019 di ruang kerja Wakil Ketua DPRD Palu, Basmin.

Pembayaran jembatan jelas Thompa, nanti ia ketahui setelah Pemkot Palu melalui badan  pengelolaan keuangan dan aset daerah telah melakukan pembayaran.

“Kami kaget kenapa tiba tiba sudah terbayar. Padahal kami tidak pernah membahasnya,”ucap Thompa, diamini Armin dan Sopian R Aswin.

Mengetahui telah terbayar, DPRD Palu kata dia melalui Komisi C, mengundang Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan, Irmawati Alkaf dalam rapat dengar pendapat (RDP) untuk memberi penjelasan. Jawaban Irmawati saat itu, menyebut pembayaan dilakukan atas perintah pimpinan.

“Ya, kami mau buat apalagi, kalau sudah terjadi pembayaran,”ujarnya.

Thompa dan Anggota Banggar lainnya sepakat, jikapun kemudian Banggar memberi persetujuan yang disaksikan dasar pembayaran, maka hal itu kemugkinan besar hanya persetujuan Ketua DPRD Palu.

“Ya begitu. Karena kami anggota tidak pernah tau,”tandasnya.

Sopian R Aswin juga menyatakan hal yang sama. Sebagai anggota Banggar, dirinya sama sekali tidak pernah mengetahui bahwa usulan pembayaran jembatan itu dibahas di tingkat Banggar.

“Kalau masuk pembahasan pun, saya pastikan menolak untuk dianggarkan,”tegas Sopian.

Demikian pula Alimudin H Alibau. Dia menyebut menolak jika misalnya DPA pembayaran jembatan masuk pembahasan.

“Saya dari awal sudah menolak,”pungkas Alimuddin.(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital