PALU EKSPRES, PALU– Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kota Palu periode 2019-2022, Rabu (11/9/2019) dilantik di gedung gereja Toraja Jemaat Moria. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua DPD GAMKI Sulawesi Tengah (Sulteng), Tomson Tirolemba.
Ketua terpilih DPC GAMKI Kota Palu dan baru saja dilantik bersama jajaran pengurusnya, Rudi Y Pieters, mengatakan, pembangunan pemuda gereja tidak terlepas dari isu pemuda yang berintegritas. Dan, tentunya ini pasti ada tantangan namun itu berbeda di setiap zamannya.
“Untuk saat ini tantangan yang kami hadapi adalah tantangan GAMKI kedepan yang memang tidak mudah, dimana di satu sisi, kita harus melakukan pengkaderan terhadap pemuda gereja dengan berbagai program kerja, di sisi lain kita juga harus berkejaran dengan membangun sebuah organisasi yang baik dari segi pendanaan,” ujarnya.
Tantangan selanjutnya kata Piters panggilan akrabnya, adalah datangnya lulusan baru sarjana, sekitar 6.000 orang setiap tahunnya. Untuk Untad sendiri, setiap kali wisuda berkisar di angka 1000 wisudawan. Sementara Untad setiap tahun melaksanakan wisuda sebanyak 4 kali . Itu belum termasuk output dari 27 kampus lainnya yang ada di Kota Palu.
“Dan tantangan yang paling kekinian adalah diputuskannya Kalimantan Timur sebagai lbukota Republik yang baru. Untuk menjawab ketiga tantangan tersebut di atas, maka menjadi pertanyaan, dimana peran GAMKI,” ujarnya.
Olehnya, lanjut Pieters, di bawah terang tema “Sejahterakanlah Kota Dimanapun Kamu Berada Dan Doakanlah, maka sangat diperlukan penyusunan program kerja yang diharapkan bersentuhan langsung pada pendekatan milenial dan ekonomi kreatif, interpreneurship dalam pendekatan dengan kerohanian.
“Kami juga tetap memperhatikan pembangunan di sisi kemaritiman, pemberdayaan perempuan, remaja dan anak, kesehatan dan lingkungan hidup yang tentunya kesemuanya itu tetap dalam bingkai NKRI. Sehingga, kami juga memerlukan bidang advokasi hukum dan HAM,” katanya.
Pieters juga menyampaikan tentang salah satu keputusan kongres XI di Jakarta, bahwa tuan rumah pelaksanaan kongres XII tahun 2022 nantinya adalah provinsi Sulawesi Tengah. Untuk itu, dia mengajak kepada seluruh fungsionaris untuk bahu membahu melakukan konsolidasi agar pelaksanaan kegiatan akbar tersebut bisa berjalan dengan lancar nantinya.
“Bukan hanya kepada fungsionaris tapi saya juga mengajak kepada seluruh pemuda gereja yang ada di Kota Palu khususnya dan Sulawesi Tengah pada umumnya, mari kita bergandeng tangan menyukseskan kegiatan tersebut,” pungkasnya. (***/fit/palu ekspres)






