Rabu, 30 September 2026
Daerah  

Danau Sau Bolano Parimo Layak Dikembangkan Jadi Kawasan Pariwisata

FOTO BERSAMA – Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai foto bersama tim akademisi fakultas peternakan dan perikanan Untad usai seminar akhir kajian di Danau Bolano Parimo, diruang rapat wakil bupati. Foto : Ist.

PALU EKSPRES, PARIGI– Danau Sau yang ada di Desa Bolano Barat, Kecamatan Bolano, Kabupaten Parigi Moutong, dinilai bisa menjadi salah satu ikon Kabupaten Parigi Moutong jika dikembangkan dengan baik. Terutama memperhatikan pembangunan infrastruktur jalan menuju lokasi danau.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai saat membuka seminar akhir kajian Biodiversitas dan potensi sumber daya Ikan di Danau Bolano berlangsung di ruang rapat Wakil Bupati, Rabu, 4 Desember 2019.

Menurut Badrun, potensi sumber daya alam dan keindahannya yang dimiliki Danau Sau di Desa Bolano Barat tersebut dapat menjadi salah satu ikon Parigi Moutong.

Dengan cara mengembangkan segala potensi sumber daya alam yang dimiliki Danau Sau juga perlu adanya peningkatan infrastruktur jalan menuju lokasi Danau.

Untuk mengembangkan potensi sumber daya alam Danau Sau kata dia, berbagai kajian hingga seminar akhir yang telah dilaksanakan agar dapat ditindak lanjuti.
“Berbagai penelitian hingga kajian akhir yang telah dilaksanakan. Jangan hanya sebatas seremonial saja, akan tetapi harus berkelanjutan. Kenalkan potensi yang ada di Danau Sau pada Dunia,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu Tim Akademisi Fakultas Peternakan dan Perikanan Untad sekakigus Dosen Program Studi Akuakultur Fakultas Peternakan dan Perikanan Dr. Ir. Samliok Ndobe M.Si mengatakan, hasil dari kajian dan penilitian yang telah dilakukan di Danau Bolano Sau dilingkupi oleh karakteristik ekologi sosial dan ekonomi yang layak untuk dikembangkan menjadi kawasan Pariwisata.
“Lokasinya memiliki keindahan bentang alam, keanekaragaman hayati, keunikan ekosistem potensi perikanan serta kearifan lokal masyarakat Bolano,” ujarnya.

Pengelolaan danau kata dia, harus dilaksanakan secara terpadu dan melibatkan berbagai elemen, terkoordinasi serta menyeluruh dan berkelanjutan. Menurut dia, tujuan dari seminar ini untuk mengkaji kondisi biofisik dan potensi semberdaya perikanan.
“Tersediannya data biodiversitas, ada gambaran potensi dan pemanfaatan sumber daya perikanan danau bolano sau. Dan selanjutnya menunggu untuk dikembangkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan observasi danau telah dilakukan dari bulan Agustus sampai Oktober 2019, dengan melibatkan Analisis Laboratorium Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan dan Budi Daya Perairan di bawah Fakultas Peternakan dan Perikanan Untad.

Diketahui, seminar akhir kajian Biodiversitas dan Potensi Sumberdaya Ikan di Danau Bolano Sau itu dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong bekerjasama dengan Fakultas Peternakan dan Perikanan Untad. (asw/palu ekspres)

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.