Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

DPRD Palu Akan Undang BMKG soal ZRB III Kota Palu

IMG_20200211_225707

PALU EKSPRES, PALU– Pemerintah Kota Palu menambahkan lima buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk masuk pembahasan DPRD dalam masa sidang catur wulan I tahun 2020.

Lima Ranperda itu antara lain, Ranperda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) tahun 2020- 2040,
Ranperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Perubahan ketiga atas Perda nomor 9 tahun 2011 tentamg retribusi perizinan tertentu, perubahan atas Perda nomor 10 tahun 2015 tentang penyelenggaraan perizinan terpadu satu pintu sertaRanperda Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Palu, Farden Saino menjelaskan, rapat kali ini merupakan saringan awal bagi dewan sebelum diteruskan ke panitia khusus (Pansus).

“Ini filter awal untuk selanjutnya dibahas lebih dalam ditingkat Pansus,” katanya.

Farden kemudian meminta persetujuan seluruh Anggota Bapemperda terhadap usulan tersebut. Bersambut, seluruh anggota menyatakan setuju untuk dibahas dalam masa sidang Cawu I.

Namun sejumlah saran dikemukakan anggota Bapemperda. Mutmainah Karona menyarankan, untuk mulai membahas, Pemkot sebaiknya menyiapkan naskah akademis untuk dikaji lebih oleh Bapemperda. Utamanya menyangkut Ranperda RTRW dan RDTR.

Naskah akademis ini ujarnya perlu diketahui. Dengan begitu DPRD bisa mendapat informasi alasan-alasan yang menjadi dasar perubahan program pembentukan Perda.

Utamanya menyangkut Ranperda RTRW dan RDTR. Menurutnya, dua Ranperda ini sangat berkaitan dengan kepentingan masyarakat Palu.

“Banyak diskusi yang berkembang soal RTRW dan RDTR. Makanya ini menjadi perhatian khusus. Karena itu, sebelum Pansus, perlu ada ruang kajian bersama,”katanya.

Mislanya diskusi tentang peta zona rawan bencana (ZRB) III. Peta ZRB ini menurut dia tidak ditandatangani BMKG. 

“Kita perlu menggali kenapa BMKG tidak ikut menandatangani ZRB itu. Hal ini perlu dibicarakan,” jelasnya.

Sucipto, menambahkan, program pembentukan Perda tahun 2020 sebenarnya telah disahkan oleh DPRD Palu periode sebelumnya.

Dengan adanya ketambahan lima Ranperda, maka tahun 2020, total  Ranperda yang akan dibahas sebanyak 9 Ranperda. Karena paripurna pengesahan program pembentukan Perda sebelumnya hanya diusulkan sebanyak empat Ranperda.

Sucipto berharap, Pemkot dan DPRD memprioritaskan Ranperda RTRW dan RDTR untuk lebih awal masuk pembahasan Cawu I. Karena menurut dia, masyarakat Kota Palu sudah membutuhkan Ranperda ini untuk kepentingan sejumlah hal.

“Utamakan RTRW dan RDTR. Karena itu segera sediakan dokumen pendukung agar pembahasan lebih maksimal,”pungkasnya. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital