Minggu, 9 Agustus 2026

Ekspor Ikan Sulteng Nol Tapi Pemicu Inflasi

PALU EKSPRES, PALU– Provinsi Sulawesi Tengah memiliki 4 wilayah pengolahan perikanan yaitu, Teluk Tolo, Teluk Tomini, Laut Sulawesi dan Selat Makassar. Begitupula panjang garis pantai Sulawesi Tengah sekitar 6000 kilometer.

Data terakhir yang ada di Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, produksi perikanan Sulteng pada 2019 mencapai 1.135,514 Ton. Terdiri dari 193,178 Ton dari sub sektor perikanan tangkap dan 942,336 Ton dari subsector Budidaya.

Namun menjadi pertanyaan, produksi ikan dari dua subsektor itu belum bisa memberi sumbangsih langsung terhadap pemasukan daerah.

“Ekspor Sulteng di tahun 2019 tercatat nol, kami sudah evaluasi nol ekspor Sulteng. Kalau ada yang komplein, silahkan. Ini berdasarkan data yang dikombain dari Karantina Ikan, serta Bea Cukai,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, H. Moh. Arief Latjuba, SE, MSi pada Sinkronisasi Program Kegiatan Kelautan dan Perikanan dengan Kabupaten/Kota T.A 2020 (APBN dan DAK), Senin (9/3/2020), di Hotel Santika Palu.

Arif Latjuba pada kegiatan yang dihadiri kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota se-Sulteng itu yang berlangsung mulai 9 Maret hingga 11 Maret 2019, menjelaskan produksi ikan Sulteng selama 2019 lebih banyak diantarpulaukan. Misalnya, dikirim dulu ke Surabaya, Jawa Timur atau Makassar, Sulawesi Selatan.

“Kemasan ekspor yang diantarpulaukan ada, ini gambaran kondisi yang terjadi di Sulteng. Sengaja saya buka dan kebetulan mitra kita hadir dari Balai Karantina Ikan serta Polair Polda Sulteng,” kata Arif.
Ironisnya kata Arif, Sulteng tidak mengekspor ikan namun sektor perikanan selalu menjadi pemicu inflasi di daerah ini. “Ini sangat ironis, kalau kita ekspor dan terjadi inflasi, itu tidak masalah. Siapa yang bermain di sini. Apa kira kira masalahnya di sini,” ujarnya.

Olehnya, menurut Arif, di kegiatan Sinkronisasi ini yang hadir merupakan pihak pengendali kebijakan di perikanan masing-masing Kabupaten/Kota, kondisi ini harus segara disikapi. Sebab, ekspor masing-masing tanggungjawabnya berada di daerah dan menjadi harga diri daerah.

Ia meminta segera membuka ruang berfikir kita masing-masing. Jangan hanya semata- mata melihat peningkatan produksi tapi serapan daripada itu tidak diketahui dimana harus dikembangkan.
“Tidak dilarang berinovasi di daerah dan tidak usah takut,” kata Arif.

Pada kegiatan Sinkronisasi tersebut dilaksanakan penyerahan secara simbolis Surat Keputusan Menteri KPNomor 149/Kepmen-KP/SJ/2019tentang Pengawasan Perikanan pada dinas yang membidangi KP di Provinsi Sulteng dan Keputusan Kepala Dinas KP Provinsi Sulteng Nomor 523.3/188.4/366/PSDKP tentang Penetapan Wilayah Kerja Pengawas Perikanan dan kewenangan khusus Penerbitan SLO Pengawas Perikanan Provinsi Sulteng.
Kemudian Penandatanganan Kontrak Kinerja Pengawas Perikanan Provinsi Sulteng yang diwakili oleh Pengawas Perikanan Kabupaten Morowali atas nama Muliadi S.ST, Pi, Pengawas Perikanan Kabupaten Tolitoli atasnama Fuad Alatas SE dan Pengawas Perikanan UPT Perikanan Wilayah 2 atasnama Suardin Paliudju, SPi. (fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital