Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Mendagri Cek Kesiapan Pilkada Serentak di Sulteng, 5 Daerah Realisasi NHPD di Bawah 50 Persen

Para kepala daerah se-Provinsi Sulteng foto bersama dengan Mendagri Tito Karnavian, Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan Wagub Rusli Dg. Palabbi, Jumat (17/7/2020), di kantor Gubernur Sulteng. Foto: Humas Pemprov Sulteng

PALU EKSPRES, PALU- Menteri Dalam Negeri RI Muhamad Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja maraton ke daerah-daerah termasuk Sulteng untuk mengecek kesiapan pilkada serentak 2020 dan penanganan wabah COVID-19 pada Jumat (17/7/2020).
Usai mendarat di Bandara Mutiara Sis Aljufri, Mendagri dan rombongan langsung menuju kantor gubernur untuk koordinasi dengan penyelenggara pilkada dan gugus tugas provinsi.
Gubernur Sulteng diwakili oleh Wagub H. Rusli Dg. Palabbi saat menyampaikan laporan update pilkada dan COVID-19 mengatakan, Provinsi Sulawesi Tengah pada umumnya sudah siap melaksanakan Pilkada serentak pada bulan Desember 2020. “Dari 12 kabupaten dan 1 kota, ada 7 daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 yaitu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Tojo Una una, Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Poso, Kota Palu,” kata Rusli.

Mendagri Tito Karnavian menyerahklan buku pedoman Covid-19 kepada Wakil Bupati Parimo Badrun Nggai, Kamis (17/7/2020), di Kantor Gubernur Sulteng. Foto: Humas Pemprov Sulteng


Pemerintah Sulawesi Tengah kata Wagub, juga telah menyiapkan anggaran Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada di Sulawesi Tengah sebesar Rp642,61 Miliar. Dan, untuk data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) Sulawesi Tengah sebanyak 2.136.320 jiwa. Sedangkan untuk penyebaran TPS di Sulteng pada awalnya terdapat 6.067 TPS. Dengan diberlakukannya standar kesehatan COVID 19, maka untuk jumlah pemilih per TPS menjadi 500 pemilih per TPS, dengan demikian terjadi penambahan 221 TPS baru. Sehingga, keselurahan menjadi 6.288 TPS.
Sekaitan realisasi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Sulawesi Tengah tertanggal 15 Juli 2020 lanjutnya, untuk Provinsi Sulawesi Tengah telah merealisasikan ke KPUD Provinsi sebesar Rp 141,12 Miliar atau sekitar 89.22%. Sementara untuk Bawaslu Provinsi Rp 50,4 Miliar atau 90% , dan untuk pengamanan kepolisian telah terealisasikan sebesar Rp 8,4 Miliar atau 40%. “Sedangkan untuk pengamanan TNI, belum terealisasikan atau masih 0 persen,” ujarnya.
Dari data realisasi NPHD kata Wagub, terdapat 3 kabupaten mencapai di atas 90 % yaitu, Kabupaten Banggai, Banggai Laut dan Sigi.
Sementara Kabupaten Morowali Utara, Poso, Tojo Unauna dan Tolitoli serta Kota Palu, berdasarkan data realisasi BPKAD Provinsi Sulteng masih kurang dari 50 %. Untuk realisasi provinsi sendiri dilaporkan telah mencapai 82,89 %. (**/fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital