Minggu, 9 Agustus 2026

Proses Belajar Luring, Alternatif Guru di Parimo

Kepala Bidang GTK Disdikbud Parimo, Sunarti. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Kepala Bidang Guru Tenaga Kependidikan (GTK) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti mengatakan, sistem belajar luar jaringan (Luring) menjadi alternative bagi tenaga pendidik di Kabupaten Parigi Moutong.
Hal itu dilaksanakan karena sebagian peserta didik tidak memiliki gadget atau jaringan internet di rumah masing-masing siswa di tengah pandemi COVID-19 saat ini.
Sementara satuan pendidikan setempat harus melaksanakan proses belajar dalam jaringan (Daring).
Ia mengakui, proses pembelajaran melalui daring memiliki kendala seperti fasilitas yang digunakan para siswa berupa HP android, jaringan internet dibeberapa kecamatan.
“Tidak semua siswa memiliki android dan di tempat mereka juga kesulitan dengan jaringan internet, makanya solusi yang diambil dengan cara tatap muka atau kunjungan langsung para guru dengan siswa agar tidak ada yang namanya keterlambatan mata pelajaran,” kata Sunarti.
Dalam pembelajaran luring ini kata dia, para guru langsung mengunjungi rumah siswa dengan membatasi jumlah sisiwa yang dikumpulkan pada satu titik. Hal itu sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.
Mengenai proses pembelajaran daring, kata Sunarti, menjadi salah satu moment penting untuk meningkatkan kompetensi guru di era digitalisasi atau revolusi industri 4.0.
“Sebelum pandemi sudah diwacanakan yang mana pembelajaran kita saat ini, sudah masuk pada era digital yang perlahan sudah meninggalkan pembelajaran konvensional,” ucapnya.
Sunarti mengatakan, dengan adanya wacana pembelajaran di era digital, tidak serta merta langsung menghapus pembelajaran konvensional. Tetapi, saat ini pihaknya sudah mulai memberdayakan informasi teknolgi (IT) sebagai salah satu metode pembelajaran di sekolah.
Ia menambahkan, sejauh ini sebagian guru yang menguasai IT telah menjadi mentor bagi guru lain, yang nantinya akan memperkenalkan dan mensosialisasikan bagaiamana cara menggunakan sistem pembelajaran daring.
“Makanya kami siapkan dulu SDM untuk menguasai IT agar pembelajan daring bisa maksimal untuk dilaksanakan,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital