Minggu, 9 Agustus 2026

DPRD Sulteng Perpanjang Pansus Padagimo

LAPORAN PANSUS - Ketua Pansus Budi Luhur Larengi meminta perpanjangan masa kerja pansus karena tugas-tugasnya belum selesai, Rabu 19 Agustus 2020. Foto: Kia/PE

PALU EKSPRES, PALU– Paripurna DPRD Sulteng menyetujui untuk memperpanjang Pansus Padagimo setelah 6 bulan berjalan. Pansus yang bertujuan untuk mengawasi jalannya tahap rehab rekon bencana di Palu, Sigi, Donggala dan Parimo, tidak bisa bekerja maksimal. Tiga bulan pansus ini terhenti, tidak bisa bekerja maksimal karena pandemi Covid-19.

Ketua Pansus Budi Luhur Larengi, saat melaporkan hasil kerja pansus di depan paripurna di DPRD Sulteng, Rabu 19 Agustus 2020, menjelaskan pansus yang baru saja menyelesaikan tugas studi banding ke Nusa Tenggara Barat (NTB), harus diperpanjang. Pasalnya, masih banyak tugas-tugas pansus yang harus dirampungkan.

Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira sempat berjalan alot. Perdebatan apakah diperpanjang atau dibubarkan sempat menyita waktu panjang hingga diskorsing. Saat sidang kembalu dibuka pada pukul 14.00, bermufakat untuk diperpanjang.

Sekretaris Pansus Wiwik Jumiatul Rofi’ah mengatakan, Pansus Padagimo dalam studi banding ke NTB baru-baru ini, menjelaskan hasil perjalanan tersebut pihaknya mendapat masukan yang sangat berharga untuk penanganan pascabencana di Sulteng. Salah satunya adalah pemulihan ekonomi. Warga khususnya penyintas NTB yang dihajar musibah alam dan nonalam, secara ekonomi tidak terlalu terpuruk.

Pasalnya, Gubernur NTB Zoelkiflimansyah membuat kebijakan proteksi untuk beberapa komoditas yang bisa dihasilkan oleh warga NTB itu sendiri. Misalnya, pembuatan masker dilakukan oleh usaha kecil dan menengah. Masker dari luar daerah tidak diperkenankan dijual di NTB. Dengan demikian produksi masker dari usaha kecil terserap oleh pasar secara baik. Demikian pula untuk makanan olahan. Kuliner olahan dihasilkan oleh warga dijual ke masyarakat. ”Dan itu terserap dengan baik. masyarakat dapat pendapatan yang baik di era pandemi. Ini penting dicontoh,” tutup Wiwik. (kia/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital