Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Gubernur Sulteng-Kejati Teken Kerjasama Penertiban Aset

KERJASAMA - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola,bersama Kajati Sulawesi Tengah Gerry Yasid, melakukan penandatangan perjanjian kerja sama tentang penyelamatan aset dan penerimaan negara, Kantor Gubernur Ruang Pogombo , Rabu, 2 September 2020. Foto: Humas Pemprov

PALU EKSPRES, PALU – ubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola,bersama Kajati Sulawesi Tengah Gerry Yasid, melakukan penandatangan perjanjian kerja sama tentang penyelamatan aset dan penerimaan negara, Kantor Gubernur Ruang Pogombo, Rabu 2 September 2020. Kegiatan ini disaksikan secara virtual oleh Komisioner KPK.

Kegiatan yang sama juga dilaksanakan bupati, wali kota bersama Kajari masing -masing se-Sulawesi Tengah dan disaksikan secara Virtual oleh Gubernur dan Kajati dan juga Komisioner KPK. Kerjasama yang ditandatangani bersama Gubernur dan Kajati Sulawesi Tengah dengan nomor : 718/7434/BPKAD/2020 , Nomor: B-52/P.2/GS/08/2020, tanggal  2 September 2020.

Sedikitnya, lima ruang lingkup perjanjian kerja sauam yang ditandatangani tersebut. Meliputi,
pengembalian aset negara atas penguasaan pihak ketiga baik perorangan maupun swasta. Kemudian pengembalian penerimaan negara daerah dari sektor pajak PNBP dan Retribusi. Serta penagihan tunggakan sumber penerimaan negara/daerah kepada Perorangan. Poin lainnya adalah tindak lanjut penanganan terhadap pihak pihak yang bertanggungjawab atas pengalihan aset negara pemerintah kepada penguasaan pihak ketiga. Dan terakhir adalah rekomendasi sistem pencegahan korupsi atas pengalihan aset negara/Pemerintah terhadap penguasaan pihak ketiga. Kajati Sulawesi Tengah Gerry Yasid, menyampaikan penandatangan kerjasama Pemda dengan kejaksanaan Sulawesi Tengah dilaksanakan sebagai kesadaran dalam pelaksanaan fungsi dengan baik. Menurut Kejati kejaksaan akan terus memberikan dukungan kepada KPK dalam penyelamatan aset Negara dan penegakan Hukum.

Sedangkan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, mengapresiasi Kejati Sulteng yang bersedia mendukung program pemerintah provinsi sulawesi tengah dalam rangka mengamankan dan menertibkan aset milik pemerintah provinsi Sulawesi Tengah. Menurut Gubernur hal ini sebagai sebagai upaya untuk mewujudkan asas-asas pengelolaan barang milik daerah yang mencakup asas fungsional, kepastian hukum, transparansi dan keterbukaan, efisiensi, akuntabilitas.

Koordinator Wilayah II Korsupgah KPK Asep Rahmat Suwandha, mengatakan, kedepan tata kelola aset di daerah sudah dapat berjalan dengan baik dari hasil Verifikasi Korsupgah dari 14 Daerah di Propinsi Sulawesi Tengah Kabupaten Banggai dan Kota Palu. Sulteng sudah berada pada skor diatas 50 persen dari 8 indikator pencegahan yang dilakukan Korsupgah KPK. (humas)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital