Kamis, 13 Agustus 2026
Opini  

Implementasi “Lending Model” Pembiayaan Vaname di Sulteng

Hasanuddin Atjo bersama beberapa investor meninjau rencana pembuatan tambak supra intensiv vaname. Foto: istimewa

Oleh Hasanuddin Atjo, Tenaga Ahli Menko Marvest

Perjalanan Palu tujuan Jogyakarta di Minggu pagi 25 Oktober 2020, terpaksa menggunakan jalur yang cukup panjang Palu-Makassar-Jakarta dilanjutkan dengan kereta api selama 7 jam, akibat berubahnya rute penerbangan terkait kebijakan pandemi Covid-19.

Dalam perjalanan Palu-Jakarta sengaja menulis artikel bagaimana “lending model”pembiayaan usaha tambak udang vaname di Sulteng. Merupakan salah satu rekomendasi seminar pemulihan ekonomi karena dampak Covid-19 yang difasilitasi bank Sulteng , tanggal 22 Oktober 2020, di hotel Best Westerm Palu. Lending Model pembiayaan dalam artikel ini dimaksud lebih kepada memberi jaminan teknologi kepada lembaga keuangan agar tidak ragu lagi membiayai sektor usaha yang selama ini dipandang “high risk”. Seperti usaha budidaya vaname yang kini lagi marak dikembangkan termasuk di Sulteng, terutama oleh investor dari luar Sulteng.

Lending model pembiyaaan dalam konteks ini mengubah usaha yang “high risk” menjadi usaha yang “high risk tetapi high calculate”. Maknanya meskipun usaha tambak udang dinilai beresiko tinggi, namun resiko tersebut mampu diprediksi, dikalkulasi serta dikendalikan. Dan akhirnya menjadi usaha memiliki profit tinggi dan menguntungkan serta berkelanjutan. Mewujudkan gagasan ini antara lain harus ada jaminan inovasi dan teknologi dari sebuah lembaga penjamin teknologi profesional. Tujuannya agar lembaga keuangan bisa berkurang keraguannya untuk membiayai sektor usaha seperti ini. Hal yang menarik dari lembaga penjamin itu adalah, akan ikut serta berinvestasi dan bergabung dalam debitur konsorsium peminjam. Jumlah anggota konsorsium antara 5 atau 7 orang dengan persentase saham yang sama. Point penting yang diharapkan dari model ini bahwa setidaknya pada tiga tahun setelah project berlangsung, ada anggota konsorsium yang tertarik membesarkan diri dan membangun bisnis baru di luar konsorsium. Dan ini sesungguhnya menjadi salah tujuan model ini, melahirkan pelaku pelaku usaha baru.

Membangun sebuah pilot project konsorsium dibutuhkan investasi 6 miliar rupiah, modal kerja sekitar 2 miliar dan total 8 milyar rupiah. Dengan lahan 5 ha, setidaknya dalam setahun (dua musim tanam) diperoleh produksi udang minimal 60 ton dan marjin 2,3 miliar rupiah. Dengan kata lain break even point atau BEP dari bisnis ini 2,5 tahun atau 5 kali panen. Ini merupakan skenario minimal, karena produksi udang dapat mencapai 80 ton per tahun. Selain itu, percontohan lending model pembiayaan seperti ini juga diharapkan berdampak terhadap adanya (1) Motivasi dari para ahli/pakar untuk membentuk lembaga penjamin teknologi, termasuk di perguruan tinggi; (2) Mendorong lembaga keuangan lainnya untuk tidak ragu membiayai usaha yang berorientasi ekspor dan mempunyai efek domino yang besar; dan (3) meningkatkan arus perputaran uang dan penumpukan modal di masyarakat. Merealisasikan rencana itu, di hari Sabtu, 24 Oktober 2020, Saya bersama pimpinan bank Sulteng Rahmat Haris dan jajarannya, serta calon investor yang akan tergabung dalam konsorsium, melaksanakan survey lapangan. Dan dari dua lokasi yang dilihat belum ada yang memenuhi syarat, sehingga harus diulang lagi. Untuk mengurangi rasa kecewa, maka saya memberi komentar bahwa salah satu kritikal point utama dalam bisnis ini adalah memilih lokasi yang sesuai. Salah memilih lokasi, maka handicap atau hambatan kesuksesan semakin besar. Selain itu kita juga harus belajar langsung dilapangan agar lebih cepat paham bila nanti ingin mandiri.Agar calon investor lokal lebih yakin akan prospek bisnis ini,maka udang secara nasional menjadi salah satu prioritas dan termuat dalam RPJMN 2019-2024. Target peningkatan produksi dan devisa di lima tahun ke depan sebesar 250 persen dari 500 ribu ton menjadi 1.290 ribu ton di akhir 2024. Selanjutnya devisa dari 1,8 milyar dolar AS meningkat menjadi sekitar 4 milyar dolar AS. Dan dunia diprediksi kekurangan suply komoditi ini sebesar 2 juta ton dari kebutuhan 6 juta ton.Sulawesi Tengah diprediksi akan menjadi salah satu sentra produksi udang nasional, karena memiliki sejumlah keunggulan komparatif antara lain; potensi areal budidaya yang terbatas sekitar 60.000 ha, dari panjang garis pantai 4.013 km. Bandingkan dengan Sulsel yang panjang garis pantainya sepertiga dari Sulteng namun potensi areal 120.000 ha. Selain itu, Sulawesi Tengah memiliki empat kawasan budidaya yaitu selat Makassar, teluk Tomini, teluk Tolo, dan laut Sulawesi. Kinerja produksi udang Sulteng di lima tahun terakhir menunjukkan trend peningkatan yang signifikan Di tahun 2015 berada di sekitar 5.000 ton dan pada tahun 2019, meningkat menjadi 17.000 ton. Peningkatan ini lebih disebabkan oleh adanya sejumlah investor dari luar Sulteng yang berinvestasi di daerah ini. Tentunya ini menjadi tantangan bagi Pemda, lembaga keuangan dan investor lokal. Berdasarkan kalkulasi bila 5 tahun ke depan di Sulteng ada tambahan areal budidaya dengan teknologi intensif seluas 1.000 ha, dengan produktifitas 40 ton/ha/tahun maka di akhir tahun 2025 Sulteng akan ketambahan produksi udang sekitar 40.000 ton, sehingga total produksi Sulteng mendekati 60.000 ton. Investasi serta modal kerja yang dibutuhkan untuk mencetak dan mengoperasional tambak intensif seluas 1.000 ha sekitar 1,75 triliun rupiah. Dan ini bisa memberikan nilai tambah per tahun sebesar 1,25 triliun rupiah. Kita berharap bahwa paling tidak separuh dari investasi itu akan berasal dari investor lokal Sulteng agar nilai tambah berada di daerah ini.Inilah yang menjadi latar belakang mengapa dibutuhkan contoh “Lending Model Pembiayaan” pengembangan industri vaname di Sulawesi Tengah yang diprakarsai bank Sulteng melalui seminar. Dan diharapkan model ini bisa menjadi pintu masuk bagi program di sektor pangan lainnya, serta menjadi motivasi bagi lembaga keuangan lainnya dengan mengubah kesan dari “ High Risk ke High Calculate” SEMOGA.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius